Prabowo Ingatkan Penyelenggara Pemilu Jujur dan Adil

Prabowo Ingatkan Penyelenggara Pemilu Jujur dan Adil
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menggelar kampanye terbuka di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah.
Yeremia Sukoyo / FER Kamis, 11 April 2019 | 20:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, berharap agar seluruh penyelenggara pemilu dapat menjalankan tugas dengan sejujur dan seadil-adilnya. Jika tidak, maka tidak akan yang dapat menjamin Pemilu bisa berlangsung secara damai.

"Tujuan demokrasi, tujuan pemilihan pemimpin harus berjalan dengan damai. Tapi perdamaian itu baru bisa terjamin jika ada kejujuran dan keadilan," kata Prabowo saat menghadiri deklarasi dukungan yang diberikan ribuan advokad yang tergabung dalam Aliansi Advokad Indonesia Bersatu (AAIB) di gedung Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

Baca Juga: Prabowo Minta Masyarakat Awasi Penghitungan Suara

Prabowo mengingatkan, sifat manusia tidak akan ada yang suka dicurangi. Oleh sebab itu, sudah suatu keharusan jika pesta demokrasi juga harus diselenggarakan secara jujur dan adil (Jurdil).

"Kalau ibarat main sepakbola, setelah bermain kita rasakan wasit tidak netral, semua aturan dilanggar. Kira-kira mau gak kita ikut main? Manusia yang normal tidak mau. Saya yakin mayoritas Indonesia manusia yang normal, punya akal sehat, walaupun miskin tapi punya harga diri," ucap Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Yakin Menang

Menurut Prabowo, kalau proses demokrasi mau dijalankan dengan baik sangat memerlukan banyak unsur-unsur, termasuk adanya pengertian bersama bahwa kekuasaan itu harus dengan izin rakyat. Kehendak rakyat harus dihormati dan cara menjalankan demokrasi adalah melalui Pemilu.

"Manakala proses pemilihan ini tidak dilaksanakan dengan bersih dan jujur, ini adalah pelanggaran dan sebuah penghinaan terhadap kehendak rakyat. Proses demokrasi yang tidak dijalankan dengan benar akan mengundang bahaya," ucap Prabowo.



Sumber: Suara Pembaruan