Grace: PSI adalah Antitesis terhadap Partai Agama

Grace: PSI adalah Antitesis terhadap Partai Agama
Ketum Grace Natalie dalam pidatonya di hadapan pengurus, kader dan simpatisan PSI pada acara Festival 11 di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta (11/4). ( Foto: istimewa )
Yustinus Paat / WM Kamis, 11 April 2019 | 22:08 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie menyatakan, PSI berdiri di atas asas nasionalisme dan akan memperjuangkan prinsip-prinsip kebangsaan. Menurut Grace, partai ini adalah antitesis terhadap partai agama yang hanya memperjuangkan kepentingan kelompoknya sendiri.

“Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa partai ini berdiri di atas asas nasionalisme, dan akan memperjuangkan prinsip-prinsip kebangsaan. Partai ini adalah antitesis terhadap partai agama yang hanya memperjuangkan kepentingan kelompoknya sendiri,” kata Grace Natalie dalam pidatonya di hadapan 2.500 pengurus, kader dan simpatisan PSI pada acara Festival 11 di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta (11/04/2019).

Dalam pidatonya, Grace menyatakan, PSI ingin membangun koalisi ideologis untuk membendung kekuatan yang ingin mengubah wajah Indonesia yang beragam. Untuk itu, PSI akan berjuang untuk mempertahankan keragaman di Indonesia.

“Kami ingin membangun koalisi ideologis untuk membendung kekuatan yang ingin mengubah wajah Indonesia yang beragam. Untuk itu, PSI akan berjuang untuk mempertahankan keragaman di Indonesia,” tegas Grace yang juga Caleg DPR RI Dapil DKI 3 ini (Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu).

Hadir dalam acara festival 11 itu Sekjen PSI Raja Juli Antoni, jajaran pengurus DPP PSI dan para juru bicara PSI. Pakar Komunikasi Ade Armando, Aktivis Perempuan Neng Dara Affiah, Pakar Pendidikan Henny Supolo, Pegiat Media Sosial Denny Siregar dan Pendiri Partai Amanat Nasional Abdillah Toha



Sumber: BeritaSatu.com