Grace: Lewat Aplikasi Solidaritas, Kita Bisa Pecat Anggota Dewan

Grace: Lewat Aplikasi Solidaritas, Kita Bisa Pecat Anggota Dewan
Ketum PSI Grace Natalie dalam pidato politik berjudul “Beda Kami, PSI dengan Partai Lain” di Festival 11 di Medan, Sumatra Utara, Senin (11/3). ( Foto: istimewa )
Yustinus Paat / WM Kamis, 11 April 2019 | 22:30 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengaku kecewa dengan kinerja anggota DPR 2014-2019. Karena itu, Grace memastikan anggota-anggota DPR dari PSI nanti tidak menduplikasi kinerja dan kualitas anggota dewan periode sekarang.

PSI, kata Grace, telah merancang inovasi politik untuk mendorong transparansi dan pengawasan kinerja anggota dewan. Inovasi politik yang ia maksud adalah Aplikasi Solidaritas.

“Dalam kesempatan ini, izinkan saya secara resmi mengajukan tawaran PSI kepada rakyat Indonesia. Tawaran untuk memperbaiki parlemen, mendorong transparansi lembaga terhormat DPR. Dengan ini, saya meluncurkan Aplikasi Solidaritas, inovasi PSI memanfaatkan kemajuan teknologi, yang memungkinkan publik ikut mengontrol kinerja angggota dewan.” ujar Grace saat memberikan pidato politik pada acara Festival 11 di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019).

Untuk memenuhi harapan publik selama ini, kata Grace, Aplikasi Solidaritas memungkinkan publik mengontrol kinerja anggota legislatif PSI dan memberikan penilaian secara langsung. Dengan inovasi politik ini juga, anggota dewan diharuskan melaporkan kegiatannya dan wajib live report saat masa sidang DPR.

“Aplikasi ini menghubungkan konstituen dan anggota legislatif terpilih. Anggota legislatif melaporkan apa yang mereka kerjakan tiap hari, rakyat menilai apakah kerjaan para legislator telah memenuhi harapan mereka. Dan semua proses itu kami siarkan LIVE di sosial media agar publik bisa ikut menilai kualitas, termasuk mengajukan keberatan jika caleg itu bermasalah," terang dia.

Bahkan, Grace mengungkapkan bahwa rakyat bisa memecat anggota dewan dari PSI yang terbukti berperilaku dan berkinerja buruk, semudah memberikan rating pada ojek online.

“Bila tidak, rakyat berhak memecat mereka semudah memberi bintang 1 kepada sopir ojek online yang buruk kinerja dan perilakunya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Grace mengimbau masyarakat untuk mendukung dan mencoblos PSI di Pileg 2019. Sebagaimana diketahui, dari 185 juta lebih pemilih dalam DPT, PSI membutuhkan setidaknya 7 juta suara untuk berhasil menempatkan kader-kader terbaiknya di DPR.

“Partai ini hanya butuh 7 juta suara untuk lolos DPR. Saya percaya suara akal sehat itu masih ada, dan akan membawa partai ini lolos ke Parlemen. Saya meminta dengan sangat, dukungan anda semua, rakyat Indonesia.” pungkas caleg DPR dari dapil DKI Jakarta III itu.



Sumber: BeritaSatu.com