Ini Kata Masinton soal Surat Suara Tercoblos dan Sindikat Suara di Malaysia

Ini Kata Masinton soal Surat Suara Tercoblos dan Sindikat Suara di Malaysia
Masinton Pasaribu. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / JAS Jumat, 12 April 2019 | 08:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, menyayangkan adanya informasi soal diduga surat suara yang sudah tercoblos di Malaysia.

Masinton, yang daerah pemilihannya adalah luar negeri termasuk Malaysia, menjelaskan hingga saat ini belum ketahuan soal siapa sebenarnya pelaku kejahatan pemilu itu. Yang jelas memang ada surat suara tercoblos yang ditemukan oleh timses paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kita lagi telusuri, lagi mencari tahu. Yang jelas pelakunya belum ketahuan," kata Masinton lewat sambungan video call dengan wartawan di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

"Kita tak mau berspekulasi aneh-aneh. Faktanya ada mirip kertas surat suara tercoblos. Tapi pelaku belum tahun sampai sekarang. Kedua, yang menggerebek bukan dari Panswaslu, tetapi dari timses 02. Ada dari Partai Demokrat," ulasnya lagi.

Sampai saat ini, Masinton yang sedang berada di Malaysia mengatakan pihaknya masih menunggu pernyataan resmi Kepolisian Malaysia dan aparat yang berwenang menyampaikan hasil investigasi.

Yang jelas, warga Indonesia di Malaysia yang menghubunginya merasa kecewa dan sangat menyayangkan kejadian itu. Sebab untuk diketahui, bagi warga Indonesia di Malaysia, kejahatan demikian ternyata bukan hal baru. Bahkan sebagian menyampaikan ke Masinton bahwa pelakunya diduga merupakan sindikat jual beli suara.

"Bahkan saya tak mau menyampaikan nama orangnya, mengaku ditawari. Satu suara 15 ringgit (Malaysia). Itu tadi malam. Kalau dirupiahkan Rp 45.000. Jadi informasi dari teman-teman saya di sini, dari setiap pemilu ke pemilu, itu ada sindikatnya. Jadi memang sangat rawan," beber Masinton.

Masinton sendiri mengaku terus berkoordinasi dengan Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Malaysia. Semua merasa sangat dirugikan dengan adanya insiden surat suara tercoblos itu.

"Saya lagi keliling. Karena hari ini pencoblosan menggunakan kotak suara keliling. Di pabrik-pabrik. Jadi kita lagi mencari alamat pabriknya," kata Masinton.



Sumber: BeritaSatu.com