Survei SMRC: Jelang Pencoblosan, Jokowi 56,8%, Prabowo 37%

Survei SMRC: Jelang Pencoblosan, Jokowi 56,8%, Prabowo 37%
Calon presiden petahana Joko Widodo menyapa pendukungnya, saat berkampanye di gedung PLUT Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat, kamis 11 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Hotman Siregar / Asni Ovier / AO Jumat, 12 April 2019 | 11:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan elektabilitas pasangan nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin masih unggul dari pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno. Survei SMRC yang dirilis Jumat (12/4/2019) menyebutkan, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 56,8% dan Prabowo-Sandi 37%.

"Bila pemilihan presiden digelar sekarang, Jokowi-Ma'ruf dipilih sebagai presiden dan wakil presiden oleh 56,8% pemilih. Prabowo-Sandi oleh 37% pemilih," kata Direktur Riset SMRC Deni Irvani di Menteng, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf yang tinggi, kata Deni, karena melihat dari kinerja Presiden Jokowi yang dinilai masyarakat baik. "Yang merasa puas dengan kinerja Jokowi ada 71% dan ini cenderung stabil dari waktu ke waktu," kata Deni.

Sementara itu, faktor lainnya adanya keyakinan akan kepemimpinan Jokowi. Hasilnya 68%, lebih banyak dari yang tidak yakin 27%, sedangkan 5% lainnya tidak menjawab.

Tingkat kesukaan terhadap Jokowi-Ma'ruf juga lebih tinggi dibandingkan Prabowo-Sandi. Ada 86% suka terhadap Jokowi, 83% kesukaan terhadap KH Ma'ruf Amin, 75% suka Prabowo, dan 80% suka terhadap Sandi. "Dalam Kondisi ekonomi, politik, hukum dan keamanan masyarakat juga puas terhadap kinerja Jokowi," kata Deni.

Angka hasil survei tersebut tidak mengalami perubahan banyak dari survei-survei sebelumnya. Pada Desember 2018, elektabilitas paslon 01 ada di angka 55,3% dan paslon 02 di angka 34,2%. Sedangkan, pada Februari, elektabilitas 01 mencapai 57,6% dan paslon 02 mendapat 31,8%.

"Suara Jokowi-Ma'ruf Amin bisa dibilang stabil, sedangkan untuk Prabowo-Sandi sedikit meningkat di survei sekarang," kata Deni.



Sumber: BeritaSatu.com