KPU Ungkap Hasil Investigasi Surat Suara Tercoblos di Malaysia Pekan Ini

KPU Ungkap Hasil Investigasi Surat Suara Tercoblos di Malaysia Pekan Ini
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arif Budiman (tiga kiri), didampingi lima Komisioner KPU (kiri ke kanan), Hasyim Asy’ari, Pramono Ubaid, Ilham Saputra, Wahyu Setiawan, dan Evi Novida Ginting Manik. ( Foto: Beritasatu Photo / SP/Joanito De Saojoao. )
Yustinus Paat / JAS Jumat, 12 April 2019 | 13:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengungkapkan hasil investigasi tentang temuan surat suara yang tercoblos di Malaysia pada akhir pekan ini. KPU memastikan investigasi ini harus selesai sebelum pencoblosan Pemilu 2019 di Malaysia.

"Karena pemungutan suara yang di TPS luar negeri (TPSLN) itu pada 14 April, maka sebelum itu, sebisa mungkin sudah ada sikap dari KPU dan Bawaslu," ujar Hasyim Asy'ari di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019) malam.

KPU, kata Hasyim, akan berupaya dugaan surat suara tercoblos sudah mendapat titik terang pada Sabtu, 13 April 2019. Pasalnya, 14 April jatuh pada hari Minggu, di mana pemungutan suara di Malaysia dilaksanakan.

"Maka kemudian temuan-temuan ini sampai dengan hasil akhirnya kesimpulannya apa lalu nanti teman-teman Bawaslu rekomendasinya apa, sebisa mungkin sebelum 14 April atau maksimal 13 April itu sudah ada sikap dari KPU dan Bawaslu tentang peristiwa ini atau situasi ini," ungkap Hasyim.

Sementara itu, Ketua KPU, Arief Budiman, mengatakan pihaknya bersama Bawaslu akan bertolak ke Malaysia untuk mengecek lebih lanjut soal temuan surat suara yang tercoblos. Sejumlah hal akan diklarifikasi oleh tim KPU dan Bawaslu.

"Kami dan Bawaslu RI langsung berkoordinasi dan kami menindaklanjuti dengan cepat dan dalam waktu yang tidak terlalu lama KPU RI dan Bawaslu RI memutuskan akan ada tim atau personel yang akan diberangkatkan dari Jakarta untuk melihat langsung ke sana (Malaysia)," ujar Arief.

KPU mengirimkan dua komisioner, yakni Hasyim Asy'ari dan Ilham Saputra. Sementara itu, anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, rencananya juga akan bergabung untuk bertolak ke Malaysia.



Sumber: BeritaSatu.com