Alumni UI Kembali Rayakan Keberagaman Dukung Jokowi Ma'ruf

Alumni UI Kembali Rayakan Keberagaman Dukung Jokowi Ma'ruf
SATUkan Doa Menuju Kemenangan ( Foto: istimewa / istimewa )
Dina Fitri Anisa / IDS Jumat, 12 April 2019 | 14:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gerakan Alumni Universitas Indonesia (Ul) untuk Jokowi - Ma'ruf Amin berkolaborasi dengan Alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ‘lkut Ke Jokowi’, akan menggelar acara Doa Bersama Lintas Agama dan Festival Seni Budaya bertajuk "SATUkan Doa Menuju Kemenangan". Acara ini berlangsung pada Jum'at (12/5), mulai dari pukul 16.00 WIB sampai 21.00 WIB di Oval Plaza, EpiWalk, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

Ketua panitia acara "SATUkan Doa Menuju Kemenangan", Rulita Anggraini mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah puncak perayaan dan penutupan segala bentuk dukukang Alumni UI untuk Jokowi -Ma’ruf yang telah berlangsung sejak tiga bulan terakhir.

“Sebelumnya, pada 12 Januari 2019, Gerakan Alumni UI untuk Jokowi-Amin telah melakukan deklarasi di Kompleks GBK yang dihadiri langsung oleh Jokowi. Ini inisiatif dari kita bersama, untuk kembali mengajak para partisipan untuk berkumpul kembali merayakan keberagaman dan memanjatkan doa untuk kesatuan Indonesia,” jelasnya dalam sambungan telepon dengan Beritasatu, Jumat (12/4).

Ia pun melanjutkan, semangat persatuan dalam keberagaman bangsa Indonesia akan tercermin dari acara ini nanti. Sebagai pembuka adalah doa lintas agama yang akan diantarkan oleh Ustaz Yusuf Mansur. Namun, saat doa dipanjatkan, acara ini sengaja tidak menghadirkan tokoh pemuka agama untuk membacakan doa dari agama tertentu.

“Nanti yang akan membacakan doa adalah para alumni UI mewakili seluruh agama dan kepercayaan di Indonesia. Menurut kami, ini adalah doa bersama kita rakyat Indonesia dari berbagai latar belakang, jadi bukan doa sebagian agama saja. Doa kita semua satu dan sama, memohon agar Indonesia terus aman, damai, tentram, dan maju siapapun Presidennya nanti,” jelasnya.

Selain doa lintas agama, acara akan diisi dengan berbagai pertunjukan seni budaya dari seluruh nusantara seperti tari Ratoh Tjaroe, tari Kecak, Marawis, paduan suara, aksi perkusi, dangdut rakyat, dan pembacaan puisi. Berbagai nyanyian lagu kebangsaan juga akan dilakukan dengan menampilkan tokoh seni budaya seperti PM TOH dari Aceh, Addie MS, Oppie Andaresta, Michael ldol, Saykoji, dan Jalu Pratidina.

“Indonesia memiliki seni budaya yang beragam. Itulah kekayaan kita, harus kita syukuri dan jaga. Untuk itu, acara ini mencoba untuk mengemasnya dalam festival seni budaya. Sehingga, acara ini menjadi acara bersama, bukan hanya untuk sekelompok orang, tetapi untuk umum,” terangnya.

Atas alasan itulah, "SATUkan Doa Menuju Kemenangan" berlangsung di kawasan publik. Rulita pun berharap, acara ini dapat dikunjungi oleh 2.000 orang, dari segala lintas budaya, agama, dan juga usia.

“Setelah dari acara ini, semoga ada nilai persatuan yang tumbuh dari dalam diri masing-masing orang. Sehingga, setelah pilpres berlangsung, Indonesia terus bisa menjadi negara yang tentram, tanpa ada permusuhan,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com