Survei Indopolling: Jokowi-Ma'ruf 57%, Prabowo-Sandi 32,5%

Survei Indopolling: Jokowi-Ma'ruf 57%, Prabowo-Sandi 32,5%
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, 17 Januari 2019. ( Foto: Antara / Aprilio Akbar )
Carlos KY Paath / JAS Jumat, 12 April 2019 | 15:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) mengungguli paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi). Hal ini mengacu hasil survei nasional Indopolling Network.

“Dengan simulasi kertas suara. Adapun hasilnya, Jokowi-Ma'ruf 57 persen, Prabowo-Sandi 32,5 persen, tidak tahu/ tidak jawab 10,1 persen,” kata Direktur Eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir.

Hal itu disampaikan Wempy saat merilis survei yang dikemas dengan diskusi bertajuk “Jelang Final, Siapa Terpental” di Jakarta, Jumat (12/4). “Jokowi-Ma'ruf dipilih 55,9 persen, Prabowo-Sandi 30,1 persen, belum memutuskan 14 persen. Ini hasil dari pertanyaan terbuka,” ujar Wempy.

Dengan pertanyaan tertutup, masih kata Wempy, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf juga masih di atas Prabowo-Sandi. “Terlihat Jokowi-Ma'ruf 56,6 persen, Prabowo-Sandi 31 persen, tidak tahu/tidak jawab 14,4 persen,” ucap Wempy.

Wempy menambahkan, pihaknya juga menanyakan pilihan responden dengan simulasi kertas suara. Adapun hasilnya, Jokowi-Ma'ruf 57 persen, Prabowo-Sandi 32,5 persen, tidak tahu/ tidak jawab 10,1 persen.

Wempy menuturkan, pemilih Jokowi-Ma'ruf yang tidak akan mengubah pilihan sebanyak 81,8 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 81,1 persen. Pemilih Jokowi-Ma'ruf yang kemungkinan mengubah pilihan sebesar 18,2 persen, Prabowo-Sandi 18,9 persen.

“Artinya di antara dua pasangan calon ini, pemilihnya benar-benar pasti mendukung masing-masing. Kalau kita lihat jarak elektabilitas antara pasangan 01 dan 02 sangat lebar. Kalau tidak ada kejadian luar biasa, sampai hari H pemilihan, paslon 01 berpotensi menang Pilpres 2019,” ucap Wempy.

Wempy mengungkap, paslon 01 unggul di hampir semua zona wilayah, kecuali Sumatera. Di Zona Sumatera, Prabowo-Sandi unggul dengan raihan 48,2 persen, Jokowi-Ma'ruf hanya 45 persen. Zona yang memberikan kontribusi kemenangan terbesar bagi Jokowi-Ma'ruf yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.

Di wilayah ini, Jokowi-Ma'ruf meraih 79,1 persen, Prabowo-Sandi 15,3 persen. Survei berlangsung pada 3-8 April 2019 di 34 provinsi. Jumlah responden sebanyak 1080 dengan margin of error 2,98 persen pada tingkat keprcayaan 95 persen.



Sumber: Suara Pembaruan