Bawaslu: Investigasi Surat Suara Tercoblos di Malaysia Selesai 2 Hari

Bawaslu: Investigasi Surat Suara Tercoblos di Malaysia Selesai 2 Hari
Komisioner Bawaslu (kiri ke kanan): Fritz Edward Siregar, Abhan, dan Mochammad Afifuddin. ( Foto: Antara )
Aichi Halik / AHL Jumat, 12 April 2019 | 19:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebutkan hasil investigasi kasus surat suara tercoblos di Malaysia ditargetkan rampung sebelum tanggal 14 April 2019.

“Secepatnya, sampai tanggal 13, sebelum hari H. Hari H yang dimaksud hari pemungutan suara di sana untuk TPS,” kata Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin di Kantor Bawaslu, Jumat (12/3/2019).

Sebanyak lima orang tim dari Bawaslu sudah terbang ke Malaysia untuk menggali informasi terkait peristiwa tersebut.

"Sebelum kejadian ini memang kami juga akan melakukan investigasi (ke Malaysia) dan sudah terjadwal atas dugaan lain yang lebih awal lagi," ujar Afifuddin.

Afifuddin mengatakan, hasil dari investigasi tersebut akan disikapi oleh Bawaslu bersama KPU.

Afifuddin juga meminta KPU menjaga keamanan surat suara untuk pemilu di luar negeri.

"Kesepakatan kami surat suara dicarikan ruangan di area punya Indonesia seperti KBRI, dan dicarikan ruangan yang ada CCTV," ujar Afifuddin.

Jadwal Pemilu di luar negeri dimulai 8 April hingga14 April. Untuk di Malaysia, jadwal Pemilu berlangsung pada Minggu, 14 April.

Sebelumnya, di media sosial beredar video penggerebekan sebuah lokasi di Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia, yang ditengarai menyimpan surat suara yang telah tercoblos.

Dalam video berdurasi 5:04 menit itu tampak beberapa orang memegang surat suara Pilpres yang sudah tercoblos untuk Paslon 01.



Sumber: BeritaSatu TV