PKH Dinilai Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

PKH Dinilai Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan
Joko Widodo saat dibilang salah satu penerima PKH di Pangkalpinang bahwa dirinya ganteng. ( Foto: BeritaSatu TV )
Yeremia Sukoyo / YS Jumat, 12 April 2019 | 21:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintahan Jokowi selama ini dianggap telah cukup banyak menggulirkan program kerakyatan yang dianggap mampu menekan angka kemiskinan. Diantaranya seperti program penyediaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka pengangguran, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH).

"PKH merupakan program yang dianggap berhasil dan diakui oleh banyak pihak, termasuk Bank Dunia," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (Jubir TKN) Muhammad Misbakhun di Jakarta, Jumat (12/4).

Merujuk data BPS 2018, PKH dianggap mampu menurunkan angka kemiskinan menjadi sekitar 9,66 persen. Angka tersebut dilihat secara akumulatif jumlah penduduk miskin.

Menurut Misbakhun, di dalam penerapan PKH terdapat skenario ganda. Yaitu untuk membantu keluarga miskin sekaligus memaksa anak-anak untuk tetap sekolah sehingga indikator indeks pembangunan manusianya juga meningkat.

"Kemudian pelayanan kesehatan, bagaimana mengatasi stunting dan sebagainnya. Sehingga dari sisi pelayanan kesehatan juga naik. Sehingga PKH ini juga menjadi salah satu pendorong," ungkapnya.

Dikatakan, sejumlah program ekonomi Jokowi digenjot untuk mengurangi kesenjangan ekonomi. Dengan demikian maka akan bisa diikuti oleh pertumbuhan yang bergerak di angka sekitar 5 persen.

Menurut Misbakhun, inilah keberpihakan Jokowi kepada wong cilik. Pemerintah bergerak mengatasi kemiskinan, kesenjangan sosial, dan terus membangun pemerataan. Pertumbuhan ekonomi 5,17 persen itu, dalam rangka pemerataan terhadap seluruh masyarakat.



Sumber: Suara Pembaruan