Kiai dan Ulama Minta Prabowo Jaga NKRI

Kiai dan Ulama Minta Prabowo Jaga NKRI
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menggelar kampanye terbuka di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah.
Hotman Siregar / YS Jumat, 12 April 2019 | 22:25 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Calon presiden Prabowo Subianto mendapatkan dukungan dari para ulama, kiai dan habaib dalam Pipres 2019. Mereka menitipkan pesan kepada mantan Komandan Jenderal Kopassus itu untuk jaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu dikatakan Prabowo dalam Pidato Kebangsaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, (12/4/2019).

Sejumlah ulama dan kiai hadir dalam Pidato Kebangsaan tersebut, di antaranya cucu salah satu pendiri NU
KH Hasyim Asy'ari, Irfan Yusuf Hakim, Gus Adib putra Saifuddin Zuhri, lalu Muhammad Najih Maimoen (Gus Najih), dan Muhammad Wafi Maimoen (Gus Wafi), keduanya merupakan putra Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan KH Maimoen Zubair.

Prabowo mengatakan, dukungan para kiai, ulama, dan habaib menjadi jawaban atas fitnah yang menyebut dirinya akan menjadikan Indonesia sebagai negara khilafah.

"Para ulama, kiai, habaib, mereka nitip pesan kepada saya agar selalu berjuang menjaga NKRI. Masa ia, orang seperti Rocky Gerung mau mendirikan khilafah," kata Prabowo sambil melirik Rocky yang juga hadir di acara tersebut.

Tak hanya menitipkan NKRI, para ulama, kiai, dan habaib juga menekankan bahwa Islam di Indonesia adalah Islam yang rahmatan lil alamin. Islam yang membawa manfaat bagi seluruh umat manusia.

"Tidak ada kiai-kiai mengajarkan kebencian. Selalu kedamaian dan kerukunan. Mereka yang mengajarkan kepada saya konsep Islam rahmatan lil alamin. Islam yang akan melindungi semua. Karena itu kami juga prihatin kalau ada ulama kita yang diusik dan diancam," ucap Prabowo.



Sumber: Suara Pembaruan