Peluncuran Buku “Wakil Rakyat Terbaik 2019”

Peluncuran Buku “Wakil Rakyat Terbaik 2019”
Ilustrasi rapat paripurna DPR. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / WM Jumat, 12 April 2019 | 23:00 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Peluncuran buku “Wakil Rakyat Terbaik 2019” digelar di Jakarta, Jumat (12/4/2019). Menurut Founder dan CEO Panggung Indonesia, Ichwanudin Siregar, acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan penghargaan Wakil Rakyat Terbaik 2019.

“Setelah enam bulan melakukan pengumpulan data dan penggarapan, buku Wakil Rakyat Terbaik 2019 akhirnya rampung dan diluncurkan,” kata pria yang akrab disapa Ichwan dalam keterangna seperti diterima Beritasatu.com.

Ichwan menjelaskan, buku tersebut berisikan rekam jejak para wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pembuat undang-undang, pengawasan dan anggaran. “Di buku itu juga menuliskan tiga kriteria yang ditetapkan Panggung Indonesia,” ucap Ichwan.

Adapun tiga kriteria itu yakni peduli dan aspiratif kepada konstituen, tidak terlibat kasus korupsi, serta keaktifan hadir di rapat-rapat DPR. “Selain itu, buku ini juga mengulas sisi lain kehidupan mereka yang bisa menjadi inspirasi bagi pembaca,” imbuh Ichwan.

Ichwan mengungkap, buku Wakil Rakyat Terbaik 2019 merupakan adalah buku kedua yang diterbitkan Panggung Indonesia sebagai sebuah lembaga independen. “Tahun sebelumnya Panggung Indonesia juga sudah menerbitkan buku Wakil Rakyat Terbaik 2018,” ujar Ichwan.

Menurut Ichwan, para anggota DPR yang masuk dalam buku tahun ini, maju kembali pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Sebut saja Bambang Soesatyo calon anggota legislatif (caleg) DPR daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah VII.

Berikutnya, Cucun Ahmad Syamsurijal Dapil Jawa Barat (Jabar) II, Tamsil Linrung Calon DPD Dapil Sulawesi Selatan (Sulsel), Melani Leimena Suharli Dapil DKI Jakarta II, Rahayu Saraswati Dapil DKI Jakarta III, A Bakri HM Dapil Jambi, Amir Uskara Dapil Sulsel.

Lalu, ada Johnny G Plate Dapil Nusa Tenggara Timur I, dan Djoni Rolindrawan Dapil Jabar III. “Mereka lagi sibuk kampanye di daerah pemilihan masing-masing. Kita sengaja tidak mengundang mereka,” pungkas Ichwan



Sumber: Suara Pembaruan