Meski GBK Disesaki Pendukung Jokowi, Kebersihan Tetap Terjaga

Meski GBK Disesaki Pendukung Jokowi, Kebersihan Tetap Terjaga
Kondisi toilet yang tampak asri meski terus digunakan oleh puluhan ribu massa. ( Foto: Beritasatu Photo / Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / WBP Sabtu, 13 April 2019 | 11:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Suasana di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta semakin gegap gempita jelang berlangsungnya kampanye akbar pasangan nomor urut 01, Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin, Sabtu (13/4/2019). Meski acara baru berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB, namun puluhan ribu pendukung sudah menyemut di sejumlah pintu masuk, khususnya pintu 10.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di lapangan, meski massa membludak, namun kebersihan tampak terjaga. Hal ini tampak dari kondisi toilet yang tampak asri, meski terus digunakan puluhan ribu massa. Panitia sudah menyiagakan sekitar 300 toilet portable di kawasan GBK. Selain itu, sejumlah stand makanan dan hiburan rakyat sudah disiapkan untuk menyambut gelombang massa yang semakin siang semakin ramai. Di sisi lain, relawan semut putih yang merupakan relawan kebersihan Jokowi-Ma'ruf juga tampak bersiaga. Namun relawan ini relatif tak bekerja banyak mengingat massa sudah tertib.

Kebersihan di sekitar lokasi, seperti di pintu-pintu stadion, tampak terjaga karena massa juga mempersiapkan sendiri kantong plastik. Aksi swadaya ini semakin menambah semarak acara yang rencananya dihadiri sekitar satu juta massa itu.

Selain soal kebersihan, massa juga sangat disiplin dalam menjaga keamanan dan kondisi GBK. Puluhan ribu massa tertib mengantre giliran masuk ke dalam stadion. Massa rela menunggu hingga petugas membuka pintu untuk masuk ke ring luar stadion GBK. Polisi sendiri tampak santai berjaga karena massa relatif disiplin serta menjaga ketertiban.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir mengaku panitia sudah mengantisipasi mengularnya para pendukung hingga keluar kompleks GBK. Untuk itu sudah disiapkan panggung di luar GBK untuk menghibur pendukung. "Panggung di luar GBK juga akan dilengkapi layar sehingga yang di luar tetap tak ketinggalan suasana acara di dalam stadion," kata Erick Thohir.

Acara sendiri akan dimulai dengan rangkaian karnaval yang melibatkan ratusan ribu massa relawan, simpatisan partai, serta massa buruh. Karnaval akan dimulai dari Bundaran HI hingga memasuki kompleks GBK.



Sumber: Suara Pembaruan