KPU Bantah Tak Serius Tangani Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia

KPU Bantah Tak Serius Tangani Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia
Puluhan kantong plastik dengan suarat suara pemilu 2019 yang diduga sudah tercoblos di Selangor, Malaysia. ( Foto: Istimewa )
Yustinus Paat / YS Sabtu, 13 April 2019 | 17:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan, pihaknya sangat serius menangani kasus temuan surat suara tercoblos di Malaysia. Arief membantah berita yang menyebutkan, KPU melihat kasus tersebut tidak serius.

"Jadi berita itu tak terkendali di mana-mana seolah-olah KPU tak serius menangani ini. KPU serius menangani ini itu ditunjukan dengan bagaimana kita menindaklanjuti berita-berita yang sampai kepada kita," kata Arief di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Keseriusan KPU, kata Arief, ditunjukkan sikap dan langkah yang diambil KPU. Ketika mendengar berita tersebut pada Kamis (11/4) sore, kata Arief, KPU langsung melakukan rapat pleno malamnya dan berkordinasi dengan Bawaslu RI. Pada Kamis malam, KPU dan Bawaslu langsung mengadakan konferensi pers bersama.

"Kemudian malam pukul 20.30 WIB, kita langsung koordinasi dengan Bawaslu, dan langsung kita putuskan mengirim tim (KPU-Bawaslu) berangkat subuh ke Malaysia," ungkap dia.

Arief mengatakan, pihaknya menyadari bahwa kasus seperti di Malaysia bisa saja terjadi di tempat lain. Namun, hal itu bukan berarti KPU tidak serius menanggapinya.

"Itu menunjukkan bahwa kami merespons ini sebuah persoalan serius dan kita menindaklanjuti dengan cepat. Jadi mohon ini bisa disampaikan sehingga publik nggak salah menafsirkan," pungkas Arief.



Sumber: Suara Pembaruan