Usai Mencoblos, WNI di Perth Berharap Pemilu Berjalan Damai

Usai Mencoblos, WNI di Perth Berharap Pemilu Berjalan Damai
Margareta Juliani(kanan) bersama rekannya, Ita, warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Perth, Australia, berfoto bersama setelah mencoblos kertas suara Pemilu 2019 di Davenport, Perth, Australia, Sabtu, 13 April 2019. ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Sabtu, 13 April 2019 | 19:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Australia, termasuk di negara bagian Perth, hari ini, Sabtu (13/4/2019), sudah melakukan pencoblosan surat suara. Mereka tampak antusias mengikuti Pemilu 2019 bahkan melebih pemilu sebelumnya.

“Saya mencoblos di TPS (tempat pemungutan suara) 17 di Karrinyup, Stirling Community Center, Perth. Warga Indonesia di sini tampak antusias mengikuti pemilu kali ini,” ujar Margaretha Juliani yang akrab disapa Lia kepada Beritasatu.com, Sabtu (13/4/2019).

Lia mengatakan, antusiasme WNI di Perth pada pemilu kali ini jauh lebih besar dari sebelumnya. “Setelah beberapa kali mengikuti pemilu di sini, baru kali ini saya melihat antusiasme yang sangat besar dari orang Indonesia untuk ikut pemilu. Pemilih yang datang ke TPS ini jauh lebih banyak dari sebelumnya,” kata Lia.

Dikatakan, berdasarkan surat undangan formulir C6 yang disampaikan petugas pemilu kepadanya, TPS dibuka pada pukul 08.00 waktu setempat dan ditutup pada pukul 18.00 waktu setempat. Pemilih diminta untuk membawa paspor asli atau kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) saat datang ke TPS.

Lia merasa bersyukur bahwa pemilu kali ini berjalan aman. Dia juga berharap situasi serupa terjadi di Indonesia pada 17 April nanti. Dia berharap rakyat Indonesia dan teman-temannya di Jakarta, Bekasi, Bali, dan daerah-daerah lain di Indonesia bisa mengikuti pemilu dengan gembira.

“Memang seharusnya pemilu ini menjadi pesta rakyat dalam memilih pemimpin. Saya berharap, setelah pemilu nanti kita tetap menjaga persaudaraan. Kita tidak perlu bermusuhan karena berbeda pilihan. Siapa pun yang terpilih nanti harus kita dukung agar Indonesia bisa maju,” ujar Lia.



Sumber: BeritaSatu.com