Forum Advokat Pengawal Pancasila Dukung Jokowi-Ma'ruf

Forum Advokat Pengawal Pancasila Dukung Jokowi-Ma'ruf
Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) mendeklarasikan dukungan untuk pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. ( Foto: istimewa / istimewa )
Yuliantino Situmorang / YS Sabtu, 13 April 2019 | 19:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekitar 500 advokat yang tergabung dalam Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) menyatakan dukungannya kepada pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019. Deklarasi dukungan itu dilakukan di Century Park Hotel, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Dalam pernyataan sikapnya, FAPP menyampaikan apresiasinya kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo atas usaha-usaha serius yang telah dilakukan untuk menjaga dan menjunjung tinggi ideologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945 secara konsisten.

Sejumlah advokat senior turut hadir dalam acara tersebut seperti Luhut Pangaribuan, Sri Indrastuti Hadiputranto, Hafzan Taher, dan Juniver Girsang.

Ketua Panitia Ignatius Andy mengatakan, FAPP berharap penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya dapat terwujud dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf .

“Kami mendukung dan percaya bahwa pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin akan terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dan membawa Indonesia ke arah yang semakin baik jika terpilih nanti," ujar Andy.

Ia menambahkan, nilai-nilai toleransi dan saling menghormati antar warga negara karena rakyat Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku, agama, ras, dan golongan yang berbeda-beda sudah diterapkan dengan baik oleh pemerintahan Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Juniver Girsang, pengacara senior menyatakan, advokat harus loyal kepada Pancasila dan UUD 1945.

“Kita bisa kita melihat siapa dari kedua Paslon ini yang betul betul komit kepada Pancasila dan UUD 1945. Teman-teman advokat ini melihat paslon no 01 komit menjaga dan melestarikan Pancasila dan UUD 1945,” katanya.

Sementara itu, Luhut M Pangaribuan menjelaskan, FAPP merupakan gerakan yang secara spontan terbentuk saat ada gugatan kepada pemerintah saat pembubaran HTI.

“Pengacara-pengacara ini dapat bersatu karena terpanggil untuk mempertahankan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” tegasnya.

Menurut Luhut, sebagai pengacara sebenarnya mereka netral namun ketika berhadapan dengan politik negara, Pancasila dan UUD 1945, setiap advokat yang terikat dalam sumpah itu harus bersatu.

Setelah pertemuan pernyataan sikap selesai, rombongan Advokat yang tergabung dalam FAPP turut ikut meramaikan acara Konser Putih Bersatu yang dilaksanakan pada hari yang sama di Gelora Bung Karno, Jakarta.



Sumber: PR