KPU: Belum Ada Rencana Hentikan Pemungutan Suara di Malaysia

KPU: Belum Ada Rencana Hentikan Pemungutan Suara di Malaysia
Puluhan kantong plastik dengan suarat suara pemilu 2019 yang diduga sudah tercoblos di Selangor, Malaysia. ( Foto: Istimewa )
Yustinus Paat / FER Sabtu, 13 April 2019 | 20:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum merencanakan menghentikan dan menunda pemungutan suara Pemilu 2019 dengan metode TPS Luar Negeri (TPSLN) di Malaysia. Sebagaimana jadwal KPU, pemilu metode TPSLN di Malaysia akan digelar pada Minggu (14/4/2019).

Baca Juga: BPN Minta Temuan Surat Suara Tercoblos Diselesaikan Objektif

"Sampai saat ini belum ada rencana untuk penghentian pemungutan suara, terutama untuk Kuala Lumpur. Sebab yang
terjadi selama ini (temuan surat suara tercoblos) ada di bawah otoritas PPLN Kuala Lumpur," ujar Komisioner KPU, Ilham Saputra, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019) malam.

KPU, kata Ilham, belum memutuskan apapun soal status pemungutan suara Pemilu 2019 di Malaysia. Menurut dia, WNI yang ada di Malaysia tetap melakukan pemungutan suara dengan metode TPSLN pada Minggu besok.

Baca Juga: KPU Tidak Dapat Akses dari Polisi Malaysia

"Jadi mereka (WNI di Malaysia) masih akan melaksanakan pemungutan suara (Minggu 14 April)," pungkas Ilham.

Sebelumnya, beredar video tentang penggerebekan lokasi tempat penyeludupan surat suara pos di sebuah ruko di kawasan Bangi, Selangor, Malaysia. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa surat suara Pilpres sudah tercoblos untuk Pasangan Calon Presiden Nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf dan surat suara pileg untuk Partai Nasdem dengan caleg Nomor urut 3 dengan nama Achmad.

Baca Juga: KPU Masih Ragukan Keaslian Surat Suara Tercoblos di Malaysia

"Barang-barang sudah dicoblos di Malaysia Selangor. Sudah dicoblos 01, Partai Nasdem Nomor 5, calegnya Nomor urut 3 namanya Ahmad. Kami harap KPU Indonesia membatalkan semua urusan tentang DPL Malaysia dari hari ini sampai tanggal 14 (April). Kalau tidak kami akan duduki KBRI," ujar seorang pria dalam video tersebut sambil memperlihatkan surat suara yang sudah tercoblos.



Sumber: BeritaSatu.com