Prabowo: Negara Berpotensi Kehilangan US$ 60 Miliar Tiap Tahun

Prabowo: Negara Berpotensi Kehilangan US$ 60 Miliar Tiap Tahun
Pasangan nomor urut 02 Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 13 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Hotman Siregar / YUD Sabtu, 13 April 2019 | 22:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menyebut Indonesia kehilangan potensi penerimaan negara US$ 60 miliar setiap tahunnya. Hal itu terjadi karena turunnya rasio pajak.

"Rasio pajak saat ini sebesar 10 persen. Kita hilang US$ 60 miliar tiap tahun," ujarnya saat debat capres kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) malam.

Prabowo juga menyatakan, pemerintah harus berani mengejar para pengemplang pajak. Ke depan penerimaan negara dari pajak harus mengedepankan teknologi informasi. Ia meyakini pelibatan teknologi informasi akan mengefektifkan penerimaan pajak untuk negara.

Selain itu, Prabowo berencana meningkatkan rasio pajak secara perlahan. Hal itu untuk menambah pemasukan.

"Kami ingin melebarkan tax based. Tapi kami tak ingin menimbulkan shocked ekonomi," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan