Sebagian Besar WNI di Kairo Pilih Pencoblosan Langsung

Sebagian Besar WNI di Kairo Pilih Pencoblosan Langsung
Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi (kedua kiri), saat mengunjungi Faviliun Indonesia di Pameran Dagang Intra-Afrika (IATF) di Kairo, Mesir. ( Foto: Istimewa )
Natasia Christy Wahyuni / WM Sabtu, 13 April 2019 | 23:55 WIB

 

Kairo, Beritasatu.com - Dari total 7.671 warga negara Indonesia (WNI) yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Kairo, Mesir, sebanyak 7.411 orang memilih melakukan pencoblosan langsung di 15 tempat pemungutan suara (TPS) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo hari Sabtu (13/4). Sisanya, 260 WNI memilih pencoblosan lewat Kotak Suara Keliling (KSK) dan melalui pos.

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Mesir menargetkan partisipasi pada pemilu kali ini diatas 75%. Sesuai jadwal yang ditetapkan, TPS dibuka mulai pukul 08.00 sampai 18.00 waktu setempat.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Mesir, Helmy Fauzy menilai, suasana pencoblosan yang cukup meriah menunjukkan antusiasme masyarakat Indonesia di Mesir.

"KBRI Kairo senantiasa berusaha menghadirkan suasana damai dan gembira dalam pesta demokrasi ini," kata Helmy lewat siaran pers KBRI Kairo, Sabtu (13/4/2019).

Sementara itu, Ketua PPLN, Amin Samad mengaku puas dengan kinerja semua panitia karena pemungutan suara bisa dimulai tepat sesuai jadwal.

"Sebanyak 15 TPS telah disiapkan di KBRI Kairo dengan dihadiri juga oleh saksi dari paslon 01 dan 02 baik dari Tim Kampanye Nasional maupun dari perwakilan Partai pendukung," kata Amin.

Amin juga memastikan PPLN secara terus menerus melakukan koordinasi dengan Panitia Pengawas Pemlu (Panwaslu) untuk mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin muncul.

Proses pemilihan di KBRI Kairo juga mendapatkan perhatian dari sejumlah media utama di mesir, baik televisi maupun media cetak dan online. Dua stasiun TV Kairo yaitu DMC dan CBC juga menyiarkan secara live proses pencoblosan.

Kehadiran media Mesir merupakan bagian dari upaya KBRI Kairo untuk lebih memperkenalkan demokrasi Indonesia ke masyarakat Mesir.



Sumber: Suara Pembaruan