Masa Tenang, Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Menahan Diri

Masa Tenang, Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Menahan Diri
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kanan) dan KH. Ma'ruf Amin mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 13 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Fana Suparman / WM Minggu, 14 April 2019 | 00:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengimbau masyarakat untuk menahan diri selama masa tenang. Masyarakat, kata Ma'ruf sudah memiliki pilihan masing-masing.

"Masyarakat kita imbau supaya mereka menahan diri dan legowo untuk masing-masing sudah menjatuhkan pilihannya. Bagimu capresmu bagiku capresku," kata Ma'ruf seusai debat ke-5 Pilpres di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Untuk itu, Ma'ruf mengatakan, selama masa tenang ini tidak perlu ada ujaran kebencian, makian apalagi sikap memusuhi. Ditegaskan Ma'ruf, Pemilu bukan perang, tetapi sarana untuk mencari pemimpin terbaik. Jangan sampai, Pemilu mengorbankan keutuhan bangsa.

"Tidak perlu ada ujaran saling memaki saling memusuhi karena pilpres itu kan bukan perang. Mencari pemimpin terbaik di kontestasi. Jadi jangan sampai pilpres itu mengorbankan keutuhan bangsa, sampai hari pencoblosan," ungkapnya.

Terkait dengan jalannya debat malam ini, Ma'ruf menilai masing-masing kandidat telah menampilkan kemampuan terbaik. Setiap kandidat, katanya mampu mengendalikan diri dan menyampaikan argumentasi masing-masing.

"Ya kalau menurut saya tadi bagus debatnya, masing-masing bisa mengendalikan diri menyampaikan argumen-argumen kalau pun berbeda, sesuai dengan program masing-masing," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan