Pemilu 2019

Polres Kulon Progo Antisipasi Politik Uang

Polres Kulon Progo Antisipasi Politik Uang
Ilustrasi Pemilu 2019. ( Foto: Antara )
/ AB Minggu, 14 April 2019 | 09:35 WIB

Kulon Progo, Beritasatu.com - Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengantisipasi politik uang, SARA, dan penyebaran hoax pada masa tenang hingga pencoblosan Pemilu 2019. Antisipasi itu dilakukan untuk mewujudkan pemilu yang damai, jujur, dan adil.

Wakapolres Kulon Progo Kompol Dedi Surya Dharma di Kulon Progo, Minggu (14/4/2019), mengatakan pada masa tenang ada potensi terjadinya politik uang, serta penyebaran hoax dan sentimen SARA.

"Kami mengintensifkan patroli di lapangan dengan melibatkan Babinkamtibmas yang ada di desa-desa untuk meminimalisasi potensi ancaman tersebut," kata Dedi Surya Dharma.

Dedi Surya Dharma mengatakan Polres juga melakukan patroli siber untuk melakukan pengawasan di media sosial hingga pesan singkat berantai yang bisa mengganggu pelaksanaan Pemilu 2019. Media sosial sangat berpotensi untuk menyebarkan hoax.

"Tim teknologi informasi Polres Kulon Progo bekerja 24 jam nonsetop melakukan patroli siber untuk meminimalisasi hoax yang dimanfaatkan kelompok tertentu," katanya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Kulon Progo Kompol Sudarmawan mengatakan dari hasil pemetaan potensi kerawanan, ada tiga hal yang harus diperhatikan, yakni faktor geografis, sejarah konflik pemilu di masa lalu, serta banyaknya jumlah caleg di satu kawasan. Pada pemilu sebelumnya terjadi kericuhan di wilayah Kecamatan Galur, Temon, dan Wates.

"Pada saat pencoblosan, di TPS rawan akan ditambah petugas pengamanannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.



Sumber: ANTARA