Peserta Pemilu Harus Siap Menang dan Siap Kalah

Peserta Pemilu Harus Siap Menang dan Siap Kalah
Calon presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) saling menyapa, disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah), sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu 30 Maret 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. )
Yustinus Paat / FER Minggu, 14 April 2019 | 16:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengimbau kepada peserta pemilu serentak 2019 untuk siap menang dan siap kalah dalam kontestasi Pemilu 2019. Peserta pemilu harus sadar bahwa dalam setiap kompetisi pasti ada yang menang dan ada yang kalah.

Peserta Pemilu yang dimaksud adalah pasangan calon presiden-wakil presiden, calon anggota DPR dan DPRD serta calon anggota DPD.

"Dalam setiap kompetisi harus selalu siap menang dan siap kalah," ujar Arief Budiman dalam pernyataan penutupnya di acara debat Pilpres kelima, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) malam.

Arief Budiman berharap, peserta pemilu menjaga ketenangan dan kedamaian selama masa tenang hingga proses pemungutan dan rekapitulasi suara.

"Kita semua berharap agar semua pihak bisa menjaga ketenangan dan kedamaian, selesaikan persoalan yang terjadi di ruang-ruang yang telah ditentukan dalam peraturan Undang-undang," imbuh Arief Budiman.

Pada masa tenang, kata Arief Budiman, semua peserta pemilu harus menghentikan segala bentuk aktivitas kampanye. Masa tenang hendaknya dimanfaatkan mempersiapkan diri menerima kemenangan atau kekalahan di Pemilu 2019.

"Kepada peserta pemilu kami ingin ingatkan agar tak lagi melakukan kegiatan kampanye pada masa tenang," pungkas Arief Budiman.



Sumber: BeritaSatu.com