Ganjar Turun Langsung Bersihkan Alat Peraga Kampanye

Ganjar Turun Langsung Bersihkan Alat Peraga Kampanye
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mencopot Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih marak terpasang di sejumlah ruas jalanan Kota Semarang, Minggu (14/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Stefy Thenu )
Stefi Thenu / FER Minggu, 14 April 2019 | 16:18 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, turun langsung ke lapangan untuk membersihkan alat peraga kampanye (APK) yang masih marak terpasang di sejumlah ruas jalanan Kota Semarang, Minggu (14/4/2019). Menggunakan sepeda motor, Ganjar melakukan aksinya bersama Satpol PP Jateng dan sejumlah kolega.

Ganjar Pranowo memulai kegiatan penurunan APK dari sekitar rumah dinasnya, di Puri Gedeh Kota Semarang yang masih banyak sekali APK baik baliho, poster, maupun spanduk. Menggunakan tang dan linggis kecil, Ganjar mencopoti sendiri APK yan rata-rata terbuat dari bahan MMT berbingkai bambu itu.

Dari Puri Gedeh, pencopotan berlanjut ke sejumlah tempat, seperti Jalan Simongan Raya, Jalan Karangayu, Banjir Kanal Barat, Jalan Kokrosono, Jalan Soegijapranata dan Kawasan Tugu Muda.

Sepanjang jalan, ketika melihat ada APK yang masih terpasang, Ganjar Pranowo menghentikan motornya untuk mencopot APK. Bahkan, satu baliho berukuran 2x3 meter bergambar Jokowi-Ma'ruf di Jalan Kokrosono tak luput diturunkan.

Sebelum mencopot, Ganjar Pranowo kerap bercanda sambil mengajak ngobrol foto calon yang terpasang di baliho.

"Sorry ya mbak, gambarmu tak copot (maaf ya mbak, gambarnya saya lepas). Padahal ayu lho fotone (padahal ayu lho fotonya)," kata Ganjar Pranowo.

Aksi Ganjar Pranowo mencopot APK tersebut mendapat perhatian warga, khususnya para pengguna jalan. Tak jarang, mereka yang sedang berada di sekitar APK berduyun-duyun untuk berfoto bersama orang nomor satu di Jateng itu.

"Hari ini saya ingin mengajak masyarakat, Satpol PP, Panwas semuanya bergerak untuk mencopoti APK. Saya berharap Timses dan Partai Politik ikut mencopot juga agar segera rapi, sehingga saat pencoblosan nanti kotanya jadi bersih," kata Ganjar Pranowo.

Ganjar juga meminta agar APK yang dicopot itu tidak dibuang sembarangan. Pasalnya, banyak APK calon yang terbuat dari plastik dan bahan yang sulit terurai.

"Jangan dibuang sembarangan ya, karena banyak material dari plastik, itu akan menjadi sampah yang mencemari. Maka saya ingin sampah APK ini didaur ulang menjadi banyak produk lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi," tegas Ganjar.

Bahkan, Ganjar juga menggelar lomba daur ulang sampah APK untuk masyarakat. Dalam kesempatan itu, dirinya mengajak masyarakat kreatif memanfaatkan sampah APK menjadi berbagai produk kerajinan.

"Bisa jadi payung, tas, jas hujan atau apapun itu. Saya akan gelar lomba daur ulang APK ini, saya siapkan total hadiah R p20 juta. Silahkan kirim hasil kreatifnya ke medsos saya, nanti akan dipilih pemenangnya," ucap Ganjar.

Tak lupa, Ganjar berpesan kepada seluruh masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 april besok.

"Saya harapkan pencoblosan 17 April besok semuanya datang ke TPS pagi-pagi. Jangan piknik dulu, nyoblos dulu baru piknik. Gunakan hak pilih anda untuk bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara," tandas Ganjar Pranowo.



Sumber: Suara Pembaruan