Walau Sedang Sakit, Ani Yudhoyono Tetap Gunakan Hak Pilih

Walau Sedang Sakit, Ani Yudhoyono Tetap Gunakan Hak Pilih
Istri mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono menunjukkan surat suara saat menggunakan hak suaranya dalam Pemilu serentak 2019, di National University Hospital (NUH), Singapura, Minggu, 14 April 2019. ( Foto: ANTARA FOTO / Anung )
Carlos KY Paath / JAS Senin, 15 April 2019 | 10:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan istrinya, Ani Yudhoyono menggunakan hak pilih di Singapura. Walau sedang dirawat di National University Hospital (NUH) Singapura, Ani tampak antusias menyalurkan hak konstitusinya, Minggu (14/4/2019).

“Ibu Ani memberikan suaranya di rumah sakit NUH di Singapura,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Hinca IP Pandjaitan saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (15/4/2019). Hinca mengaku tersentuh melihat Ani menggunakan hak pilihnya.

“Ini pelajaran kepada yang mau golput. Ibu Ani yang sakit saja memilih, kenapa yang sehat golput? Ibu negara luar biasa memberikan contoh yang baik agar Warga Negara Indonesia (WNI) memberikan hak konstitusinya, karena penting bagi perjalanan bangsa dan negara,” ujar Hinca.

Sementara itu, menurut Hinca, SBY ikut mengantre ketika akan mencoblos di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura. “Pak SBY juga ikut antre,” ungkap Hinca. Seusai menyalurkan hak konstitusinya, SBY begitu senang melihat WNI di luar negeri mencoblos.

“Saya juga senang melihat antusias saudara-saudara kita, rakyat Indonesia dengan semangat besarnya menyalurkan hak suaranya. Satu suara dapat menentukan masa depan bangsa, jangan golput,” kata SBY yang juga ketua umum PD.

SBY pun mengungkap semangat istrinya menggunakan hak pilih meski dalam kondisi sakit. “Ibu Ani sadar akan pentingnya hak suaranya. Oleh sebab itu, meski sakit tetap mencoblos,” ucap SBY seraya memohon doa bagi kesembuhan istrinya. 



Sumber: Suara Pembaruan