BPN Minta Perwakilan RI di Luar Negeri Tidak Ceroboh

BPN Minta Perwakilan RI di Luar Negeri Tidak Ceroboh
Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan ( Foto: beritasatu tv )
Hotman Siregar / FER Senin, 15 April 2019 | 18:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN), Ferry Mursyidan Baldan, meminta seluruh perwakilan pemerintah di Indonesia memenuhi hak konstitusi warga negara yang berada di luar negeri.

Hal ini disampaikan Ferry terkait perlakuan hak mencoblos WNI dalam Pemilu 2019 yang harus diperhatikan secara serius.

"BPN akan evaluasi kinerja perwakilan RI di luar negeri. Jika tidak mampu melindungi hak konstitusional WNI pada Pemilu 2019, apalagi jika didapatkan bukti kecurangan pada penyelenggaraan Pemilu 2019," ujar Ferry Mursyidan Baldan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Ferry menjelaskan, saat ini masih terdapat hak konstitusi WNI yang diabaikan oleh perwakilan pemerintah di luar negeri.

"Ini jelas dapat mencoreng wajah Indonesia di luar negeri. Seharusnya Pemerintah bertindak tegas terhadap hal itu, dengan memanggil pulang Dubes atau Kepala Perwakilan RI di Negara tersebut," tegas Ferry Mursyidan Baldan.

Pada kesempatan itu, Ferry juga kembali menegaskan, jika tindakan yang terjadi berlangsung masif dan sistemik, dan tidak juga ada langkah dari pemerintah dalam hal ini Kemlu, maka BPN mendorong seluruh WNI yang tidak mendapatkan hak konstitusinya membuat petisi.

"Maka BPN mendorong supaya WNI yang kehilangan hak konstitusionalnya tersebut untuk membuat petisi kepada Pemerintah negara setempat untuk mengambil tindakan persona non grata terhadap Kepala perwakilan RI di Negara tersebut," pungkas Ferry Mursyidan Baldan.



Sumber: Suara Pembaruan