Masa Tenang, Prabowo Hadiri Wisuda UKRI

Masa Tenang, Prabowo Hadiri Wisuda UKRI
Prabowo Subianto saat kampanye akbar, di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (7/4/2019) ( Foto: istimewa )
Hotman Siregar / MPA Senin, 15 April 2019 | 18:59 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Dalam mengisi masa tenang Pemilu 2019, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri undangan wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Prabowo yang juga merupakan Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia itu diberikan kesempatan untuk memberikan pidatonya. Prabowo meminta kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk menjadi manusia yang bermanfaat serta mengabdi bagi bangsa dan rakyat Indonesia.

"Saya berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk terus berjuang membela rakyat Indonesia, kalian juga harus bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi bangsa dan negara Indonesia. Dengan begitu, anda bisa menjadi manusia yang terhormat," ungkap Prabowo dalam pidatonya diacara wisuda UKRI di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (15/4/2019).

Dalam siaran persnya, Prabowo juga meminta agar seluruh lulusan UKRI, harus turun untuk mengabdi kepada masyarakat dalam memperbaiki kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Tak hanya itu, Prabowo juga berpesan jika kelak para wisudawan dan wisudawati UKRI menjadi elit yang memimpin bangsa Indonesia kedepan, maka harus tetap berjuang dan berkorban demi tercapainya cita-cita para pendiri bangsa dalam mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

"Lulusan UKRI harus terjun memperbaiki kehidupan bangsa dan negara, kelak kalian juga harus menjadi elit yang selalu membela rakyat Indonesia. Itu lah cita-cita luhur para pendiri bangsa yang harus kita jaga," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menjelaskan bahwa akan ada kampus kedua UKRI yang akan ia bangun di Padepokan Garuda Yaksa ini selain kampus utama yang berada di Bandung, Jawa Barat. Sehingga, kelak ia dipanggil oleh Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa, tempat yang selama ini ia tempati bisa melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa.

"Inshaa Allah kampus kedua akan saya bangun di padepokan garuda yaksa ini, agar jika nanti saya dipanggil yang maha kuasa, tempat ini bukan menjadi hotel dan museum, tapi menjadi tempat melahirkan pemimpin-pemimpin muda terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia," tandasnya.



Sumber: Suara Pembaruan