WNI di “Negeri 1001 Malam” Merayakan Pesta Demokrasi

WNI di “Negeri 1001 Malam” Merayakan Pesta Demokrasi
Duta Besar RI untuk Republik Irak, Bambang Antarikso, berfoto bersama petugas pemilihan umum (pemilu) dan warga Indonesia setelah menggunakan hak pilih pada pemungutan suara Pemilu 2019 di Baghdad, Irak, Jumat, 12 April 2019. ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Senin, 15 April 2019 | 20:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Warga negara Indonesia di Provinsi Erbil, Irak, telah menyalurkan hak pilih mereka pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada Jumat (12/4/2019). Dalam kegembiraan memilih calon presiden dan calon wakil presiden serta anggota DPR dari daerah pemilihan (dapil) Jakarta II, masyarakat Indonesia di Erbil berkesempatan berfoto di photo booth yang disediakan oleh Kelompok Petugas Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) di sana.

Sebagaimana yang dilakukan oleh WNI di berbagai belahan dunia, masyarakat Indonesia yang tinggal di Irak antusias menjalani pemungutan suara. Para petugas yang tergabung dalam KPPSLN Erbil tampak juga semangat dalam memberikan pelayanan kepada 137 warga Indonesia yang tinggal di Erbil dan sekitarnya, yang menyalurkan hak pilih mereka. Mereka adalah bagian dari 243 WNI yang menggunakan hak suara di Irak.

“Para WNI tersebut merupakan pekerja domestik pada keluarga-keluarga Kurdistan, pekerja proyek bandara Erbil, pekerja profesional, dan ibu-ibu rumah tangga yang bersuamikan warga Kurdistan,” kata Duta Besar RI untuk Republik Irak, Bambang Antarikso, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Dubes Bambang juga menggunakan hak pilihnya di TPSLN Erbil sekaligus memantau jalannya penyelenggaraan pemungutan suara. Dia juga menemui WNI di wilayah yang merupakan kantong keberadaan masyarakat Indonesia terbesar di Irak. Kegiatan Pemilu 2019 di Erbil juga mendapat liputan dari media setempat, seperti Rudaw TV.

Penyelenggaraan pemungutan suara pada TPSLN Erbil ini mengakhiri rangkaian kegiatan Pemilu 2019 pada PPLN Baghdad, yang dilakukan pada 8-12 April 2019. Selain menggunakan tempat pemunguan sara, dalam penyelenggaraan Pemilu 2019, PPLN Baghdad juga menggunakan kotak suara keliling (KSK) untuk menjangkau masyarakat Indonesia di kota-kota lain, yakni di Baghdad, Basra, Karbala, Najaf, dan Sulaymaniyah.

Metode pemungutan suara melalui KSK ini dilakukan karena jumlah WNI di provinsi-provinsi tersebut tidak terlalu banyak. Selain itu, beberapa di antaranya mengalami kesulitan untuk mendatangi TPSLN di Erbil, karena situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif.

Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Irak terlaksana dengan baik dan lancar, tanpa ada hambatan, gangguan, maupun ancaman, baik terhadap personel KPPSLN maupun proses penyelenggaraannya. Lancarnya proses pemungutan suara tidak terlepas dukungan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan setempat.

Penyelenggaraan Pemilu 2019 juga dijadikan ajang pertemuan dan silaturahmi masyarakat Indonesia di masing-masing provinsi. Beberapa pekerja domestik mengajak majikannya untuk mengenalkan proses pesta demokrasi rakyat Indonesia yang berlangsung tanpa menonjolkan perbedaan pilihan.

Secara keseluruhan, dari 413 WNI yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Irak, sebanyak 243 orang telah menyalurkan hak pilihnya.



Sumber: BeritaSatu.com