Nasdem Sebar 1,6 Juta Saksi di TPS

Nasdem Sebar 1,6 Juta Saksi di TPS
Ilustrasi pemungutan suara. ( Foto: Antara )
Yeremia Sukoyo / FER Senin, 15 April 2019 | 23:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April 2019 mendatang diprediksikan akan menjadi Pemilu yang akan menyita banyak waktu, tenaga dan pikiran, baik itu dari sisi penyelengara pemilu maupun saksi yang diterjunkan.

Dalam Pemilu serentak 2019, ada sebanyak 809.497 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh pelosok. Di masing-masing TPS rencananya bahkan juga akan diawasi oleh saksi yang diterjunkan parpol peserta Pemilu 2019.

Salah satunya seperti yang akan dilakukan Partai Nasdem. Dalam proses Pemilu 2019, Nasdem akan menerjunkan sedikitnya 1,6 juta saksi yang akan bekerja dengan sistem shift di seluruh TPS.

"Kami menyiapkan sekitar 1,6 juta saksi lebih. Sistem pembiayaannya gotong royong para caleg," kata Ketua Komisi Saksi Nasdem, I Gusti Putu Artha, di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Menurut Putu Artha, saksi Pemungutan Suara adalah elemen penting dalam Pemilu. Saksi yang diterjunkan akan berkaitan langsung dengan data valid perhitungan suara yang sah. Bahkan, dianggap menjadi penting fungsinya ketika ada sengketa pemilu.

Dalam menjalankan tugasnya, para saksi sudah diberikan pemahaman dan pelatihan mengenai fungsi di TPS hingga pemungutan suara. Saksi pun dibekali SOP jam per jam hingga rekapitulasi suara di kecamatan dan bekerja H-2 sampai dengan Hari H.

Jika nantinya di TPS atau daerah ada kecurangan, maka saksi yang diterjunkan akan langsung melakukan koordinasi dengan seluruh koordinator di masing-masing kelurahan hingga kecamatan.



Sumber: Suara Pembaruan