Bawaslu Minta Pemungutan Suara Susulan di Sydney

Bawaslu Minta Pemungutan Suara Susulan di Sydney
Komisioner Bawaslu (kiri ke kanan): Fritz Edward Siregar, Abhan, dan Mochammad Afifuddin. ( Foto: Antara )
Aichi Halik / AHL Selasa, 16 April 2019 | 17:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Sydney melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk melakukan pemungutan suara susulan di Sydney, Australia.

"Bawaslu memerintahkan kepada Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Sydney melalui Komisi Pemilihan Umum RI untuk melakukan pemungutan susulan di TPS bagi pemilih yang sudah mendaftarkan dirinya tapi belum dapat menggunakan hak pilihnya," kata Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar kepada wartawan di kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Fritz Edward mengatakan, penutupan TPS oleh PPLN Sydney pada pukul 18:00 waktu setempat tidak sesuai dengan peraturan.

PPLN Sydney, kata Fritz, tidak seharusnya menutup TPS saat masih terjadi antrian panjang pemilih yang sudah terdaftar. Karena itu, hak suara mereka harus diakomodasi melalui pemungutan suara susulan.

"Pemungutan suara susulan diikuti oleh pemilih yang terdaftar dalam DPT, DPTb, dan DPK yang telah berada dalam antrian tetapi belum menggunakan hak pilih di TPS sesuai dengan prosedur, tata cara dan mekanisme sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan," kata Fritz.

Saksikan videonya berikut ini:



Sumber: BeritaSatu TV