Ini Pesan Ma'ruf Amin Sebelum Pemilu

Ini Pesan Ma'ruf Amin Sebelum Pemilu
Calon wakil presiden (cawapres) Ma’ruf Amin menggelar doa bersama di kediamannya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/4/2019) sore. ( Foto: istimewa )
Markus Junianto Sihaloho / YUD Selasa, 16 April 2019 | 19:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin, menyampaikan harapannya kepada seluruh rakyat Indonesia agar menyikapi perhelatan Pilpres 2019 dengan hati lapang. Persaudaraan sesama anak bangsa harus dijaga dan menjadi hal utama.

Hal itu disampaikan Ma'ruf menjawab wartawan di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

"Karena pilpres ini bukan perang, tetapi kita mencari pemimpin terbaik. Jadi baiknya jangan sampai memaksa orang. (Misalnya, red) Saya harus menang sehingga apapun dikerjakan, apalagi sampai menimbulkan konflik," kata Kiai Ma'ruf.

"Keutuhan bangsa harus didahulukan. Menang itu iya. Tapi dengan cara bermartabat, tidak merusak," tambah Mustasyar PB NU itu.

Kiai Ma'ruf juga mengatakan dirinya masih percaya kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu yang melaksanakan tugasnya sesuai koridor aturan yang ada. Maka itu, bila ada dugaan pelanggaran, Kiai Ma'ruf berharap agar tak disikapi dengan kepala panas. Sebab aturan yang ada sudah memperjelas mekanisme, termasuk menyangkut apabila ada dugaan pelanggaran.

"Kalau ada pelanggaran, tidak boleh menyikapi yang di luar aturan. Kan ada mekanismenya, ada aturannya. Jangan sampai radikal, keras, ngamuk-ngamuk. Saya kira kita harus dewasa. Ini seruan saya kepada masyarakat maupun tim-tim masing-masing pihak," kata Ketua Umum MUI nonaktif itu



Sumber: BeritaSatu.com