Warga Jatimelati Antusias Gunakan Hak Pilih

Warga Jatimelati Antusias Gunakan Hak Pilih
Warga antusias menunggu panggilan untuk menggunakan hak pilihnya di TPS 58 di Kompleks Purigading, Jatimelati, Kota Bekasi, Rabu 17 April 2019. ( Foto: suarapembaruan / Yuliantino Situmorang )
Yuliantino Situmorang / YS Rabu, 17 April 2019 | 12:17 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Antusiasme warga Jatimelati, Kota Bekasi menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019 cukup tinggi. Banyak warga yang rela menunggu di tempat pemungutan suara (TPS) sejak Rabu (17/4/2019) pagi. Padahal, saat itu, TPS belum dibuka oleh pengurus Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Berdasarkan pantauan Beritasatu di tiga TPS yakni 058, 059, 060 di Perumahan Purigading, Kelurahan Jatimelati, Kota Bekasi, warga terlihat menunggu dengan tertib, suasana aman dan kondusif walaupun tidak ada petugas dari kepolisian dan TNI di sana.

Ketua RW 013 Jatimelati Teguh P terlihat sibuk berkeliling ke tiga TPS yang ada di wilayahnya. Ia menyambut baik antusiasme warga yang meramaikan TPS.

“Saya berharap semuanya berjalan lancar hingga selesai penghitungan suara nanti,” ujar dia.

Petugas KPPS juga terlihat agresif menyambut warga yang mendaftarkan dirinya. Sebagian juga siap dengan tugasnya menyiapkan dan membagikan surat suara.

Hari pencoblosan ternyata menjadi momen menarik. Boleh dibilang, TPS menjadi reuni bagi warga yang lama menghilang. Banyak warga yang kembali “pulang kampung”, khusus untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019.

“Adik sepupu saya tiba-tiba pagi ini muncul, setelah bertahun-tahun tidak datang karena sibuk. Sekarang datang mencoblos,” ujar Anriani, salah satu warga saat ditemui di TPS 58.

Beberapa warga lainnya juga terlihat senang bertemu warga lama. Kebanyakan mereka sudah pindah rumah, namun masih memiliki KTP dengan alamat lama. “Senang bisa bertemu dengan teman-teman lama. Ini semacam reunian,” kata Heru, salah satu warga.

Hingga Rabu siang, masih banyak warga yang mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilihnya.



Sumber: Suara Pembaruan