500 TPS Tunda Pencoblosan

Wali Kota Minta Pertanggungjawaban KPU Jayapura

Wali Kota Minta Pertanggungjawaban KPU Jayapura
TPS 26 Kota Jayapura. ( Foto: SP/Robert Isidorus )
Robert Isidorus / AB Rabu, 17 April 2019 | 12:38 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano akan meminta pertanggungjawaban KPU Jayapura karena 500 tempat pemungutan suara (TPS) di dua distrik batal menggelar pemungutan suara Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019). Pemungutan suara di 500 TPS di Distrik Abepura dan Jayapura Selatan, Kota Jayapura, ditunda karena keterlambatan distribusi logistik pemilu.

“Saya kecewa karena Pemerintah Kota Jayapura sudah hibahkan Rp 6,5 miliar dan berkontribusi besar dalam penyelenggaraan, bahkan sampai kesiapan pengamanan,” kata Benhur Tomi Mano di Jayapura, Rabu (17/4/2019) siang.

Wali kota menyatakan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melaksanakan pemilu, khususnya dalam hal pengamanan. Namun, pemungutan suara tak bisa dilaksanakan tepat waktu karena keterlambatan logistik pemilu.

"Pengamanan melibatkan personel TNI, Polri dan sipil, sehingga diharapkan proses pemungutan suara, quick count, dan rekapitulasi penghitungan suara berlangsung aman," kata Benhur Tomi Mano.



Sumber: Suara Pembaruan