KPU Cek Keterlambatan Logistik Pemilu di Papua

KPU Cek Keterlambatan Logistik Pemilu di Papua
Ilustrasi logistik pemilu. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / YS Rabu, 17 April 2019 | 16:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap persoalan keterlambatan logistik Pemilu 2019 di Papua. KPU, kata Ilham, akan memastikan penyebab keterlambatan logistik tersebut.

"Kami harus cek di Papua, kesalahannya di mana. Apakah karena penyelenggara yang salah atau memang karena faktor lain," ujar Ilham saat memantau hasil pemungutan suara di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Pemungutan suara di Papua dilaporkan mengalami sejumlah kendala akibat logistik belum sampai di lokasi. Padahal, kata Ilham, Papua adalah provinsi yang paling awal menjadi sasaran pengiriman logistik. Maka, KPU akan menelusuri apa yang sebenarnya terjadi.

"Ini kan di Jayapura dan Abepura. Tapi sudah direkomendasikan untuk diadakan pemilu susulan pada Kamis (18/4). Kami harus lakukan investigasi kenapa ini terlambat. Pokoknya laporan yang masuk dari daerah akan segera kami tindak lanjuti, lalu kemudian kami tunggu bagaimana Bawaslu melihat ini," jelas Ilham.

Sebagaimana diketahui, KPUD Kota Jayapura memutuskan adanya pemilu susulan di 744 TPS yang tersebar di Distrik Abepura dan Jayapura Selatan. Pemilu susulan akan digelar pada Kamis. Hal tersebut diputuskan karena hingga Rabu siang logistik Pemilu masih berada di gudang KPU. Bahkan, Gubenur Papua Lukas Enembe belum bisa mencoblos karena tidak adanya surat suara.



Sumber: Suara Pembaruan