KPU Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Penusukan KPPS di Musi Rawas

KPU Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Penusukan KPPS di Musi Rawas
Ketua KPU Arief Budiman (kanan), didampingi Ketua KPK Agus Rahardjo, menyampaikan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu Tahun 2019, di Kantor KPU, Jakarta, Jumat 12 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / AMA Rabu, 17 April 2019 | 16:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua KPU Arief Budiman meminta aparat keamanan menindak tegas pelaku penusukan terhadap salah satu Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kecamatan Selangit, Musa Rawas, Sumatera Selatan.

"Aparat penegak hukum harus segera tindak tegas pelaku tindak kriminal (di Musi Rawas, Sumatera Selatan)," ujar Arief Budiman saat memantau penghitungan suara di TPS di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Arief Budiman mengaku belum mengetahui detail persoalannya, sehingga belum bisa mengambil langkah selanjutnya. "Kalau sekarang belum cek faktanya, saya sudah dapat info, jadi harus saya pastikan lagi. Tetapi apa pun, dalam kondisi apa pun kalau ada orang ditusuk itu jelas tidak diperbolehkan. Jadi, aparat penegak hukum harus tindak tegas pelaku," kata Arief Budiman.

Sebagaimana diketahui, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan suara (KPPS) TPS 8, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Rio Habibie ditusuk oleh anak Ketua RT 6, Febri Bin Arpan. Ketua KPPS ini dicurigai oleh pelaku menyimpan kunci gembok kotak suara.

Beruntung korban dapat diselamatkan. Pihak keamanan setempat langsung menangkap pelaku, sedangkan korban langsung dibawa ke klinik setempat untuk dilakukan perawatan.



Sumber: BeritaSatu.com