Prabowo Sebut Ada Upaya Penggiringan Opini Oleh Lembaga Survei

Prabowo Sebut Ada Upaya Penggiringan Opini Oleh Lembaga Survei
Prabowo Subianto. ( Foto: AFP )
Fana Suparman / WM Rabu, 17 April 2019 | 17:22 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com -  Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut adanya upaya penggiringan opini yang dilakukan lembaga survei. Pernyataan ini menanggapi hasil quick count sejumlah lembaga survei yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

"Pada rakyat Indonesia bahwa ada upaya dari lembaga-lembaga survei tertentu yang telah bekerja pada satu pihak untuk menggiring seolah kita kalah," kata Prabowo, di kediamannya Jalan Kertanegara 4, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Padahal, berdasarkan perhitungan yang dilakukan internalnya, Prabowo mengklaim memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

Prabowo menyebut meraih suara 55,4% berdasar exit poll yang dilakukan internalnya, dan meraih 52,2% berdasar quick count.

"Hasil exit poll kita di 5.000 TPS menunjukkan kita menang 55,4% dan hasil quick count kita menang 52,2%," katanya.

Meski demikian, Prabowo meminta seluruh pendukung dan relawannya untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan manuver yang dilakukan pihak tertentu. Prabowo meminta seluruh pendukung dan relawannya untuk mengawal dan mengawasi proses perhitungan suara mulai dari tingkat TPS hingga kecamatan nanti.

"Tetap tenang. Tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan anarkis. Fokus kawal kotak suara. Kunci kemenangan kita," tegasnya.



Sumber: Suara Pembaruan