Prabowo Klaim Menang, Begini Tanggapan SMRC

Prabowo Klaim Menang, Begini Tanggapan SMRC
Calon Presiden no urut 02, Prabowo Subianto memberikan jumpa pers seputar hasil penghitungan sementara pemungutan suara Pemilu 2019 di Sekretariat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Jakarta, Rabu (17/4/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Zumrotul Muslimin / ZTM Rabu, 17 April 2019 | 19:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim menang atas pesaingnya Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019. Hal ini berdasarkan exit poll dan quick count yang dilakukan internal Badan Pemenangan Nasional (BPN).

Berdasarkan exit poll internal, Prabowo menyebut meraih suara 55,4 persen. Sementara berdasarkan quick count internal, Prabowo mengklaim meraih 52,2 persen.

Hasil exit poll dan quick count BPN Prabowo-Sandi berbeda dengan mayoritas lembaga survei. SMRC, misalnya. Berdasarkan hasil quick count SMRC dengan suara yang masuk 85 persen, Jokowi menang dengan 54,87 persen.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani mempertanyakan lembaga survei yang menjadi acuan pasangan Prabowo-Sandi. Dengan demikian ia tidak bisa melihat proses lembaga survei yang dilakukan tim internal Prabowo mulai dari pengumpulan data hingga memprosesnya.

"Quick count itu kan riset, inti riset adalah menemukan kebenaran. Cara mendapatkan kebenaran salah satunya dengan metode ilmiah. Jadi kebenaran atau fakta yang harus pertama dilihat adalah prosesnya," kata Deni Irvani saat dialog di Beritasatu, Rabu (17/4/2019).

"Jadi kalau bicara hasil, ada kemungkinan suatu penelitian hasilnya berbeda, bisa saja. Namun pengalaman saya mengatakan quick count itu berbeda terbalik, kecil sekali kemungkinan terjadinya. Satu banding per juta," tambah Deni Irvani.

Lihat video:



Sumber: BeritaSatu TV