Luhut: Big Data TKN, Jokowi-Amin Menang

Luhut: Big Data TKN, Jokowi-Amin Menang
Calon Presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo, dan calon wakil presiden KH. Ma’ruf Amin, bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Menko Maritim Luhut B. Panjaitan, mengamati hasil hitung cepat (quick count) pilpres 2019 di Gedung Jakarta Theater, Jakarta, Rabu 17 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Robertus Wardi / WBP Rabu, 17 April 2019 | 19:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Sukses (Timses) Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin, Luhut Binsar Panjaitan (LBP) mengemukakan pusat data (big data) Jokowi-Amin menunjukkan paslon tersebut memenangkan Pilpres 2019. Dengan demikian, Jokowi-Amin tidak terpengaruh dengan pidato kemenangan yang dilakukan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Kami punya big data seperti itu (menang Jokowi-Amin)," kata Luhut Binsar Panjaitan usai mendampingi Jokowi dan Maruf Amin dalam memantau perhitungan cepat di Jakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan data yang dimiliki diperkuat oleh hasil exit poll dan hitungan cepat (quick count) dari sejumlah lembaga survei yang menyebutkan Jokowi-Amin menang. Bahkan angka kemenangannya sangat besar. "Kita lihat semua hasil quick count unggul. Selisih antarlembaga survei juga kecil, hanya 1-2 persen. Jadi kita yakini akan kemenangan ini," tutur Luhut Binsar Panjaitan yang juga Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam.

Luhut Binsar Panjaitan menegaskan tidak mungkin berbagai lembaga survei yang ada mengeluarkan hasil quick count abal-abal atau asal-asalan. Jika itu terjadi, ke depan masyarakat tidak akan percaya mereka lagi. Luhut Binsar Panjaitan yakin berbagai lembaga survei yang ada mempertaruhkan kredibilitas lembaganya. Mereka telah bekerja profesional dengan sesuai kadiah-kadiah ilmiah terkait perhitungan cepat.

"Lembaga survei terkait reputasi. Kalau dia sampaikan laporan keliru, kan enggak dipercaya orang. Dalam zaman teknologi seperti sekarang, tidak usah berburuk sangka. Semua telah dilakukan secara profesional," tutup Luhut Binsar Panjaitan.



Sumber: Suara Pembaruan