Partisipasi Pemilih Naik, Jalanan di Jakarta Sepi

Partisipasi Pemilih Naik, Jalanan di Jakarta Sepi
Situasi di atas Jembatan Semanggi, Jakarta, menunjukkan ruas jalan yang lengang pada pemilu 17 April 2019. ( Foto: Beritasatu / Primus Dorimulu )
Primus Dorimulu / HA Rabu, 17 April 2019 | 20:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Partisipasi pemilih pada pemilu serentak 2019 mencapai 80%, jauh di atas partisipasi pemilih pada pemilu 2014 yang mencapai 75%. Peningkatan ini antara lain disebabkan oleh sosialisasi yang masif dan imbauan tidak golput yang disampaikan berbagai kalangan.

Menurut pemantauan Beritasatu.com, jalan-jalan utama di Jakarta seperti Jl Gatot Subroto, Jl Sudirman, dan Jl Thamrin tampak sepi sepanjang Rabu (17/4/2019), pagi hingga petang hari. Selain mencoblos, warga DKI dan sekitarnya memilih berekreasi di rumah daripada berjalan-jalan. Hal ini berpengaruh juga pada kunjungan ke mal dan pusat perbelanjaan di Jakarta.

Menurut lembaga survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), suara pemilih dalam quick count atau hitung cepat hingga pukul 18.00 WIB sekitar 85,24% dan tingkat partisipasi pemilih mencapai 82,90%. Angka ini jauh di atas partisipasi warga DKI pada pilkada Jakarta tahun 2017.

Partisipasi pemilih pada pemilu 2014 sekitar 70% dan pada pemilihan gubernur DKI 2017 sebesar 75%.

Dari data quick count yang masuk, Jokowi meraih 54,89%, sedang Prabowo 45,17%. Jumlah pemilih tahun 2019 tidak mencapai 192,8 juta. Sedangkan pada pemilu 2014, total suara sah sebesar 133,5 juta dengan tingkat partisipasi pemilih sekitar 70%.



Sumber: BeritaSatu.com