BPN Tuding Lembaga Survei Tipu Rakyat

BPN Tuding Lembaga Survei Tipu Rakyat
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono. (Sumber: twitter)
Hotman Siregar / YUD Rabu, 17 April 2019 | 21:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Arief Poyuono menuding lembaga survei menjadi sumber kerusuhan. Menurutnya, lembaga survey tidak jujur dan menipu rakyat.

"Kita tantang lembaga survei buka data. Hasil perhitungan internal memang kita takut. Kita Punya data C1 nya kok dari 5.000 TPS yang kita jadikan dasar quick count kita," ujar Arief, Rabu (17/4/2019).

Arief mempertanyakan hasil lembaga survei karena yang punya dokumen C1 tidak jelas mereka dapatkan.

"Jangan lembaga survei manjadi sumber kerusuhan ya, karena mereka itu tidak jujur dan menipu rakyat. Ayo buka dari Mana pendanaannya yang mereka dapat," katanya.

Ia berharap lembaga survei quick count jangan jadi alat proganda untuk memframing atau menindak lanjuti angka angka hasil real count yang akan dihitung oleh KPU.

Menurutnya, masyarakat sudah cerdas karena banyak lembaga survey quick count dibayarin oleh kandidat. Dia mencontohkan saat pilkada DKI Jakarta quick count yang memenangkan Ahok - Djarot

"Dan KPU kami harap jangan coba-coba ikut ikutan untuk melegitimasi kecurangan yang didasarkan oleh hasil quick count ya.
Bisa terjadi kemarahan masyarakat dan amuk massa nantinya," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan