Wiranto: Pemungutan Suara Pemilu Sukses

Wiranto: Pemungutan Suara Pemilu Sukses
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto memberikan keterangan pers didampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanot di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis, 18 April 2019. ( Foto: Istimewa )
Robert Wardy / AO Kamis, 18 April 2019 | 11:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengemukakan, kegiatan pemungutan suara atau pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang dilakukan pada Rabu (17/4/2019) berlangsung sukses. Proses pencoblosan berjalan lancar, aman, dan tertib tanpa ada gangguan berarti terkait pelaksanaan pemilu tersebut.

"Secara umum pencoblosan, kegiatan puncak pemilu, di semua wilayah telah dapat berjalan dengan aman lancar damai. Tidak ada satu insiden dalam sekara besar yang mengganggu kelancaran pemilu," kata Wiranto saat memimpin rapat koordinasi khusus (Rakorsus) terkait pengamanan pemilu setelah pencoblosan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pemilu. Secara khusus, Menko Polhukam juga mengapresiasi masyarakat yang bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan. Dia juga berterima kasih kepada penyelenggara pemilu, TNI, dan Polri yang telah menjalankan tugas dengan baik.

"Saya sampaikan penghargaan kepada saudara sekalian yang telah melakukan langkah yang meredam, menetralisir ancaman, dan gangguan yang akibat pemilu," tutur Wiranto.

Menko Polhukam juga menegaskan bahwa tugas belum selesai karena setelah pemilu biasanya ada potensi gangguan, terutama dalam menyikapai hasil perhitungan suara. Dari hasil perhitungan cepat (quick count) sejumlah lembaga survei, pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin yang menang.

Namun, Wiranto mengingatkan, perhitungan resmi tetap menunggu hasil dari KPU. "‎Apa pun yang tejadi akibat pemilu, apakah soal pernghitungan suara, kecurangan, dapat diselesaikan di wilayah hulu. Kita jaga agar jangan keluar dari wilayah pemilu kemudian ke wilayah nasional," tutup Wiranto.

Lihat video:



Sumber: Suara Pembaruan