Prabowo Usir Sandiaga Usai Deklarasi Kemenangan, BPN: Itu Hoax!

Prabowo Usir Sandiaga Usai Deklarasi Kemenangan, BPN: Itu Hoax!
Calon Presiden no urut 02, Prabowo Subianto memberikan keterangan pada jumpa pers seputar hasil penghitungan sementara pemungutan suara Pemilu 2019 di Sekretariat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Jakarta, Rabu (17/4/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Yeremia Sukoyo / IDS Kamis, 18 April 2019 | 13:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 sudah dilaksanakan pada Rabu (17/4) kemarin. Pascapemilu, beredar informasi yang menyebutkan Prabowo bertengkar hebat dengan cawapres Sandiaga Uno yang berujung pada pengusiran. Bahkan di sejumlah media sosial sempat beredar info kronologis pengusiran tersebut.

Menyingkapi isu tersebut, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade menegaskan, kabar yang beredar tersebut merupakan kabar bohong alias hoax.

"Hoax itu. Bang Sandi kurang sehat dan beristirahat di Kertanegara," kata Andre Rosiade, ketika dikonfirmasi Beritasatu, Kamis (18/4) di Jakarta.

Sebelumnya, dari informasi yang beredar disebutkan, para pentolan partai pendukung 02 bertengkar hebat. Awalnya dimulai dari pembahasan kekalahan Sandiaga Uno di TPS tempatnya mencoblos dan berujung pada penolakan Sandiaga untuk mendeklarasikan kemenangan sebelum ada keputusan KPU.

Di dalam informasi yang beredar itu juga disebutkan, Sandiaga bersikeras bahwa untuk menjaga etika politik, ia memberi saran ke Prabowo agar tidak membuat deklarasi apa pun.

Namun, Prabowo kemudian mempertanyakan ke Sandiaga, alasannya sembari langsung menggebrak meja dengan keras.

"Dengan Anda tidak setuju dengan klaim kemenangan, silakan Anda keluar dari koalisi ini! Artinya Saudara secara tidak langsung mendukung pasangan bajingan yang menang itu!!" demikian isi info lewat WhatsApp yang seolah-olah benar diucapkan Prabowo.

Dalam pertikaian itu juga disebut bahwa keributan sempat dilerai Presiden PKS Sohibul Imam. "Saya lebih baik kehilangan nyawa dibanding kehilangan harga diri. Klaim menang, tahunya yang dilantik orang lain!!" demikian isi info yang seolah-olah menirukan ucapan Sandiaga.

Dari pantauan di lokasi, sejak awal kedatangannya, Sandiaga memang tidak sekalipun mendampingi Prabowo saat konferensi pers dan deklarasi kemenangan. Padahal setidaknya Prabowo dua kali keluar dari rumahnya dan menyatakan bahwa hasil survei internal telah memenangkan dirinya.

Sandiaga baru nampak setelah ia beranjak keluar dari Rumah Kertanegara sekitar pukul 22.40 WIB. Kepulangan Sandiaga tidak lama setelah Prabowo juga meninggalkan lokasi tersebut. Tidak seperti biasanya, Sandiaga pun hanya melemparkan senyum dari dalam mobil kepada awak media yang sudah menunggu kehadirannya.



Sumber: Suara Pembaruan