Mendagri Sebut Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu Capai 80%

Mendagri Sebut Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu Capai 80%
Warga mengenakan kostum "superhero" atau pahlawan super karakter Spiderman dan Thor saat menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019 di TPS 10 Banjar Ubung Sempidi, Mengwi, Badung, Bali, Rabu (17/4/2019) ( Foto: ANTARA FOTO )
Yustinus Paat / IDS Kamis, 18 April 2019 | 15:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menuturkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pemungutan suara Pemilu 2018 mencapai 80%. Tjahjo mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

"Pemerintah mengapresiasi tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak politiknya atau hak memilihnya dengan tingkat kehadiran di TPS yang cukup tinggi di atas 80%. Hal ini sebagaimana sudah sejak awal kami prediksikan," jelas Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/4/2019).

Tingkat partisipasi yang tinggi dari masyarakat, kata Tjahjo tidak lepas dari peran Polri dan TNI yang didukung satpol PP dan Linmas dalam menjaga keamanan, ketertiban masyararakat dan lingkungan masyarakat. Dengan demikian, kondisi di tempat pemungutan suara (TPS) pun aman.

"Masyarakat yang hadir menggunakan hak pilihnya dalam suasana terlindungi untuk hadir di TPS," tandas dia.

Lebih lanjut, Tjahjo mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu serta jajarannya yang relatif telah bekerja maksimal. Termasuk, kata dia dalam merespons permasalahan-permasalahan di TPS.

"Kami juga memberi apresiasi kepada KPU dan Bawaslu yang dengan cepat responsif mengatasi permasalahan kecil yg muncul di Tingkat TPS," ungkap Tjahjo.

Tjahjo juga meminta masyarakat yakin aparat keamanan akan menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya terhadap tindakan-tindakan inskonstitusional yang menganggu jalannya proses pileg dan pilpres serentak 2019.

"Terakhir, Kemdagri melalui Kesbangpol tingkat provinsi, kabupaten dan kota akan tetap membantu kerja KPPS, PPK sampai KPUD di daerah secara konstitusional sesuai aturan dan mekanisme yang ada," pungkas dia.

Sementara itu, Ketua KPU, Arief Budiman, mengatakan berdasarkan pengamatan di lapangan, tingkat antusiasme masyarakat untuk mencoblos pada 17 April kemarin cukup tinggi. KPU berharap partisipasi masyarakat mampu mencapai target sebesar 77,5%.

"Kalau partisipasi pemilih di luar negeri itu sudah mencapai di atas 65%. Tapi laporan ini baru berasal dr 67 PPLN dari total 130 PPLN yang kami bentuk untuk menjalankan pemilu," ungkap Arief.



Sumber: BeritaSatu.com