Ganjar Sebut Klaim Kemenangan Prabowo Hal Biasa

Ganjar Sebut Klaim Kemenangan Prabowo Hal Biasa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, bersama Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, Ketua KPU, Bawaslu, Ketua MUI dan jajaran Forkompimda, saat menggelar konferensi pers di Semarang, Kamis (18/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Stefy Thenu )
Stefi Thenu / FER Kamis, 18 April 2019 | 20:32 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Klaim kemenangan yang dilakukan kubu pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, ditanggapi oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar, klaim kemenangan tersebut merupakan hal yang biasa saja. Dalam situasi psikologi seperti saat ini, klaim kemenangan itu sesuatu yang biasa.

"Namun yang harus diingat, klaim itu ada rasionalitas dan scientifik keilmuan yang bisa diuji," kata Ganjar Pranowo di Semarang, Kamis (18/4/2019).

Ganjar menegaskan, tidak ada satupun lembaga survei yang kredibel menyatakan pasangan Prabowo-Sandi memenangkan Pilpres 2019 versi hitung cepat (quick count). Politisi PDIP ini menambahkan, hasil quick count Pilpres tahun ini berbeda dari tahun Pemilu 2014 lalu. Kalau pada 2014, lalu ada poster yang menunjukkan dua kubu menang, saat ini tidak ada.

"Hari ini nyaris tidak ada satupun poster yang diumumkan ke publik yang memiliki lembaga resmi tentang kemenangan sekian. Yang ada, hampir semua menyatakan hasil sama. Belum ada hasil quick count yang hasilnya berbalik 180 derajat dari lembaga lainnya. Tidak ada sampai sekarang," tegas Ganjar.

Ganjar menduga, statemen Prabowo itu muncul karena semangat yang luar biasa. "Mungkin juga statemen itu dikeluarkan untuk membuat pendukungnya tidak kecewa. Yang penting semua tidak terpancing, melakukan tindakan anarkis dan jangan terprovokasi," tegas Ganjar.

Disinggung terkait perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin di Jateng, Ganjar mengatakan cukup puas. Menurutnya, perolehan hasil suara sekitar 75 persen hingga 77 persen mengejutkan semua pihak.

"Sampai hari ini quick count kita berada di angka 75 persen hingga 77 persen. Angka itu membuat semua terkejut, ya kerja kolektif dari kawan-kawan dari koalisi, relawan, parpol dan timses bekerjanya luar biasa. Puas tidak puas kita harus terima hasilnya. Hal ini membuktikan Jateng masih menjadi kandang Banteng," tutup Ganjar.

 



Sumber: Suara Pembaruan