Sandiaga Alami Gangguan Lambung dan Radang Tenggorokan

Sandiaga Alami Gangguan Lambung dan Radang Tenggorokan
Calon presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangan pada Pilpres 2019 di kediamannya Jl. Kertanegara, Jakarta, 18 April 2019. ( Foto: ANTARA / Indrianto Eko Suwarso )
Hotman Siregar / FER Jumat, 19 April 2019 | 21:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Lesu dan tidak bersemangatnya Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Uno sejak hari pencoblosan pada Rabu (17/4/2019) lalu akhirnya terjawab. Sandi didignosa menderita penyakit gangguan lambung dan radang tenggorokan.

Kondisi kesehatan mantan Gubernur DKI Jakarta itu disampaikan dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Ahli Penyakit Dalam Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Barat, Dokter Kartariadi.

Dokter Kartariadi yang datang bersama pimpinan Rumah Sakit Awal Bros, Prof Yos E Susanto dan Leona itu memeriksa secara klinis kesehatan Sandi, mulai dari tekanan darah serta pemeriksaan mulut, mata dan telinga.

Pemeriksaan yang berlangsung sekitar setengah jam itu menyimpulkan kondisi kesehatan Sandi. Sandi diketahui mengalami peradangan pada bagian tenggorokan serta flu. Hal tersebut menyebabkan kondisi nya masih belum pulih ditambah adanya dugaan gangguan lambung akibat menurunnya nafsu makan.

Terkait hal tersebut, Dokter Kartariadi menganjurkan kepada Suami Nur Asia itu agar beristirahat total. Sementara, proses pemeriksaan lanjutan akan kembali dilakukan dengan pemeriksaan darah dan tingkat kolesterol.

"Saran oleh dokter istirahat total, disarankan bed rest oleh dokter karena kondisi sekarang gangguan lambung dan radang tenggorokan. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan darah dan kolesterolnya besok," ungkap Dokter Kartariadi ditemui di kediaman Sandi, Jalan Pulombangkeng 5, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (19/4/2019).

Dokter Kartariadi mengungkapkan Sandi sempat bertanya kepada dirinya apakah tetap dapat berolahraga. Namun, merujuk lemahnya kondisi kesehatan Sandi, dirinya melarang dan menganjurkan agar Sandi beristirahat total.

"Pak Sandi sempat bertanya apakah boleh melakukan kegiatan olahraga tapi saya menyarankan bed rest total," ungkap Kartariadi.

Kondisi kesehatan Sandi menjawab seluruh dugaan miring yang dialamatkan sejak Prabowo Subianto mendeklarasikan diri memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Begitu juga dengan absennya Sandi dalam acara Syukuran Kemenangan Indonesia yang digelar di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019) siang.



Sumber: Suara Pembaruan