Lupakan 01 dan 02, Ini 4 Seruan Kiai Sepuh di Jatim

Lupakan 01 dan 02, Ini 4 Seruan Kiai Sepuh di Jatim
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, berjabat tangan usai mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. )
Carlos KY Paath / FER Jumat, 19 April 2019 | 22:44 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Puluhan kiai sepuh berkumpul di kediaman Ketua PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di perumahan The Gayungsari, Surabaya, Jatim. Mereka bertemu untuk menyikapi dinamika politik setelah Pemilu Legislatif (Pileg) serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

"Kiai-kiai berkumpul setelah proses Pileg dan Pilpres serentak. Ibaratnya ini adalah melupakan 01 dan 02 untuk bermusyawarah dalam menyikapi dinamika pascapilpres," demikian Gus Ipul dalam keterangan seperti diterima Beritasatu.com, Jumat (19/4/2019).

Dalam pertemuan, para kiai sepuh mengeluarkan empat seruan kepada masyarakat. Pertama, bersyukur kehadirat Alloh SWT atas terselenggaranya Pemilu 2019 yang aman, tertib dan lancar dan bersedia menerima siapapun yang ditakdirkan Allah SWT untuk menjadi pemimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia atas dasar keputusan resmi KPU.

Kedua, terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya secara tertib dan bertanggung jawab. Terima kasih juga Kepada segenap aparat negara yang telah bertugas dengan baik.

Ketiga, menjaga suasana masyarakat yang aman dan kondusif, menjauhi segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah ummat, sesuai kaidah: Dar'ul mafasid muqoddamun ala jalbil masholih.

Keempat, bersabar menunggu dan mengawasi proses penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU secara profesional, adil dan amanah dalam menjalankan tugasnya sesuai undang-undang yang berlaku untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas.

Pertemuan kali ini sangat penting, karena para kiai yang bertemu sebelumnya ada yang mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf maupun Prabowo-Sandi. Mereka mengganggap proses dukung mendukung telah usai, dan saatnya kini menatap ke depan demi keutuhan dan kemajuan bangsa.

Ketua Ikatan Gus Gus Indonesia, KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) yang ikut dalam pertemuan mengatakan, ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan kali ini.

"Kami mendukung aparatur keamanan negara bertindak tegas untuk mengantisipasi segala bentuk kerawanan sosial dan potensi konflik horizontal di tengah masyarakat," ungkap Gus Fahrur.



Sumber: Suara Pembaruan