Pascapemilu, Wagub Banten Imbau Warga Bersatu Kembali

Pascapemilu, Wagub Banten Imbau Warga Bersatu Kembali
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, pada saat menghadiri acara Safari Ramadhan, di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat, 9 JUni 2017. ( Foto: Suara Pembaruan/Laurens Dami )
Laurens Dami / WBP Sabtu, 20 April 2019 | 07:33 WIB

Serang, Beritasatu.com - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy meminta warga Banten untuk kembali bersatu merekatkan tali persaudaraan yang mungkin sempat merenggang saat Pemilu 2019. Andika Hazrumy juga meminta agar masyarakat bersabar menunggu hasil real count yang saat ini tengah dilakukan KPU.

“Jangan sampai ada tindakan-tindakan yang inkonstitusional dari pihak-pihak mana pun dalam menyikapi hasil pemilu ini,” kata Andika Hazrumy saat memberikan sambutan pada acara peringatan Isra – Mi’raj yang diselenggarakan oleh Paguyuban Urang Banten (PUB) di Masjid Attsauroh Kota Serang, Jumat (19/4//2019).

Andika Hazrumy mengaku berterima kasih kepada Polda Banten yang dibantu TNI di Banten, khususnya Korem 064 Maulana Yusuf, yang telah menjaga keamanan di Banten selama Pemilu 2019. “Alhamdulillah sampai hari ini situasi keamanan di Banten terjaga. Ini tentu selain berkat kedewasaan warga Banten dalam menyikapi perbedaan, juga karena peran aparat keamanan,” kata Andika Hazrumy.

Andika Hazrumy menilai warga Banten telah bersikap dewasa dalam menyikapi perbedaan. Andika mengatakan sejarah toleransi di Banten sudah terjalin sejak masa Keseultanan Banten. “Di Banten Lama, hari ini kita bisa melihat peninggalan-peninggalan sejarah betapa toleransi adalah tradisi warga Banten. Bagaimana masjid berdampingan dengan kelenteng, bagaimana pemukiman warga keturunan etnis Tionghoa berada tidak jauh dari pemukiman warga muslim, dan seterusnya,” ujar Andika Hazrumy.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten KH AM Romli menegaskan hal serupa terkait perlunya para pendukung capres-cawapres di Banten untuk kembali menjalin silaturahmi. Dia meminta agar para tokoh agama, politik, cendikiawan dan politisi untuk menciptakan situasi damai dengan tidak membuat pernyataan atau juga tindakan yang memprovokasi massa.

“Kepada merekalah justru kita berharap suasana sejuk bisa kita dapati. Umat dan masyarakat tentunya menunggu sikap bijak mereka,” katanya.

TKD Akan Evaluasi
Untuk diketahui, Wagub Andika Hazrumy merupakan Ketua Dewan Penasihat Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Provinsi Banten. Andika mengatakan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi begitu perhitungan real count yang dilakukan oleh KPU telah selesai 100 persen. “Tentu nanti Pak Asep Rahmatullah (Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Banten) akan memimpin evaluasi ini. Semua saya kira akan dibahas dan dievaluasi. Tapi ya tunggu perhitungan (real count) selesai dulu,” kata Andika Hazrumy.

Andika Hazrumy mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi serupa, dalam kapasitasnya sebagai ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Golkar Wilayah Banten.

Kendati demikian, Andika Hazrumy mengaku bahwa Golkar sebagai partai pengusung Jokowi-Ma’ruf telah berusaha sekuat tenaga dan secara bersungguh-sungguh untuk memenagkan pasangan yang diusungnya tersebut. “Evaluasi akan kita lakukan secara menyeluruh, termasuk isu-isu apa sebenarnya yang sangat berpengaruh dalam pilpres kemarin,” ujar Andika Hazrumy.

Untuk diketahui, berdasarkan quick count dari sejumlah lembaga survei pada hari pemungutan suara menyebutkan bahwa pasangan Jokowi-Ma’ruf tertinggal perolehan suaranya oleh pasangan penantang, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Lembaga survei Charta Politika misalnya, menyebutkan pasangan Prabowo-Sandiaga unggul 59,1 persen di Banten. Sementara pasangan Jokowi-Ma'ruf 40,9 persen. Angka tersebut didapatkan dari 100 persen sampel data yang terkumpul.



Sumber: Suara Pembaruan