Partisipasi Meningkat, Tanda Pemilu 2019 di Kota Bogor Kondusif

Partisipasi Meningkat, Tanda Pemilu 2019 di Kota Bogor Kondusif
Ilustrasi ( Foto: Antara )
Vento Saudale / WBP Sabtu, 20 April 2019 | 12:29 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengapresiasi pelaksanaan Pemilu 2019 pada Rabu (17/04/2019) berlangsung lancar, aman dan nyaman. Hal ini dibuktikan dengan jumlah partisipan masyarakat yang naik 7 persen dibandingkan Pemilu 2014.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengatakan, meningkatnya jumlah partisipasi pemilih ini menjadi bukti semangat luar biasa masyarakat Kota Hujan dalam menyukseskan Pemilu 2019. "Ini tidak mungkin terjadi jika tidak diawali dengan sosialisasi yang bagus. Aparatur Pemerintah Kota Bogor pun membantu baik camat, lurah, seluruh komponen termasuk menyediakan sarana-sarana untuk kepentingan," ujarnya, Sabtu (20/4/2019).

Sejauh ini, Ade Sarip Hidayat tak melihat kendala berarti di Kota Bogor, terlebih data yang sudah masuk hasil pemungutan suara Pemilu 2019 ini menurutnya sudah mencapai 86 persen. Karenanya, Ade Sarip Hidayat memastikan penghitungan suara di TPS Kota Bogor seluruhnya sudah tuntas. "Di Bogor sangat kondusif tidak ada cerita hilang kartu suara. Makanya kemarin dua tiga hari sebelum pelaksanaan kita melakukan kegiatan monitoring dan pengamanan," kata Ade Sarip Hidayat.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Samsudin dalam keterangannya menuturkan, tingkat partisipasi secara keseluruhan mencapai 86,18 persen, atau naik 7 persen dari Pemilu sebelumnya di kisaran 79,12 persen. “Dari 716.473 masyarakat yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), ada sekitar 616 ribu masyarakat yang menggunakan hak pilihnya. Dibandingkan pada 2014, dari jumlah DPT Kota Bogor sebanyak 680.173 pemilih, mereka yang menyalurkan hak suaranya hanya sebanyak 550.864 pemilih,” kata Samsudin.

Terkait hasil, KPU Kota Bogor belum berani merilis siapa pemenang dalam pertarungan Pilpres dan Pileg 2019. Meskipun melakukan proses hitung cepat, rilis resmi perolehan suara baru bisa disampaikan setelah sidang pleno tingkat Kota Bogor.

Saat ini, proses perhitungan suara masih berlangsung di tingkat kecamatan hingga 4 Mei 2019. Sementara rekapitulasi di tingkat KPU Kota Bogor berlangsung 5-8 Mei 2019. “Tahapannya masih berjalan, kami belum dapat menyampaikan,” tandas Samsudin.



Sumber: BeritaSatu.com