Jokowi-Ma'ruf, PDIP, dan PSI Menang Telak di Iran

Jokowi-Ma'ruf, PDIP, dan PSI Menang Telak di Iran
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. ( Foto: Antara / Wahyu Putro A )
Yustinus Paat / WM Minggu, 21 April 2019 | 00:16 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin menang telak di Pemilu Indonesia di Iran. Sementara, PDIP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendominasi perolehan suara parpol di Iran.

Sesuai dengan hasil penghitungan PPLN Tehran, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan total perolehan suara sebanyak 230 suara atau 90,9 persen , sementara pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 23 suara atau 9,09 persen dari total suara.

Jumlah surat suara yang sah untuk pemilihan capres dan cawapres adalah sebanyak 253 dari total 259 suara atau sekitar 97,6 persen.

Sementara untuk Pileg, Perolehan suara PDIP dan PSI cukup tinggi dibandingkan partai lain. PDIP mendapatkan 174 suara atau 69,8 persen dan PSI meraup 27 suara atau 10,84 persen.

Disusul PKS dengan 17 suara (6,82 persen); PKB (12 suara atau 4,8 persen); Nasional Demokrat (8 suara atau 3,2 persen); PPP (3 suara atau 1,2 persen); Golkar (3 suara atau 1,2 persen); Gerindra (2 suara atau 0,8 persen); dan masing-masing 1 suara atau 0,4 persen yaitu PAN, PBB, dan Demokrat.

Sementara ada 5 partai yang tak mendapat suara sama sekali yakni Perindo, Berkarya, Garuda, PKPI, dan Hanura.

Ketua PPLN Tehran Herry Supryono menjelaskan bahwa ada 249 surat suara sah dari 257 surat suara yang dicoblos dalam Pileg 2019.

“Tingkat partisipasi di Iran juga menggembirakan yakni mencapai 97,7 persen yaitu 259 daftar pemilih tetap (DPT) yang menggunakan hak pilihnya dari total 265 nama,” kata Herry dalam keterangan pers kepada Beritasatu.com, Sabtu (20/4/2019).

Herry menjelaskan, ada dua TPS untuk menyalurkan hak pilih WNI di Iran serta melalui metode pos, yakni untuk TPS 001 Tehran ada 70 pemilih, lalu 164 pemilih di TPS Qom, dan 25 dengan metode pos.



Sumber: BeritaSatu.com