Hindari Klaim Sepihak Kubu Prabowo, TKN Minta KPU Upload Data C1

Hindari Klaim Sepihak Kubu Prabowo, TKN Minta KPU Upload Data C1
Suasana petugas melakukan penginputan data C1 yang diambil dari aplikasi JAMIN untuk pelaporan saksi TKN di “War Room”, Hotel Grand Melia, Jakarta, Minggu 21 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Markus Junianto Sihaloho / WBP Minggu, 21 April 2019 | 20:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk menghindari klaim sepihak kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang tak berdasar, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera meng-upload seluruh data C1 sehingga bisa diakses publik.

Menurut Hasto, sumber primer perhitungan adalah data C1, yang merupakan data penghitungan suara di tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Adapun C1 adalah dokumen paling kuat yang diteken oleh petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan para saksi.

"Untuk menghindari kesimpangsiuran, TKN merekomendasikan kepada KPU untuk secepatnya meng-upload seluruh dokumen C1 dan dinyatakan terbuka bagi publik. Dan kemudian Bawaslu melakukan fungsi pengawasan atas C1 yang di-upload," ujar Hasto Kristiyanto di sela pembukaan 'war room' TKN, di Jakarta, Minggu (21/4/2019).

Menurut Hasto Kristiyanto, dibukanya akses C1 sebagai cara untuk menghindari berbagai bentuk klaim sepihak dan menciptakan keresahan baru di masyarakat. Situasi resah itu bisa membuat pihak tertentu melakukan provokasi politik.

Dengan menjadikan C1 sebagai dokumen publik yang dikeluarkan oleh KPU dan diawasi Bawalu, maka unsur transparansi dan akuntabilitas terjaga. "Juga peningkatkan kualitas pemilu itu dapat dilakukan oleh KPU," kata Hasto Kristiyanto.



Sumber: BeritaSatu.com