Nasdem Perkuat Dominasi Perolehan Suara Jokowi di Jateng

Nasdem Perkuat Dominasi Perolehan Suara Jokowi di Jateng
Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh dalam safari politik di Lapangan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, 6 April 2019. ( Foto: Istimewa )
Yeremia Sukoyo / WM Minggu, 21 April 2019 | 21:30 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Hasil hitung cepat atau quick count yang dilakukan sejumlah lembaga survei menyebutkan, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin cukup mendominasi perolehan suara di Jawa Tengah.

Dalam quick count Pilpres 2019 yang dirilis oleh Litbang Kompas, misalnya. Pasangan Jokowi-Ma'ruf meraih sekitar 76,55 persen suara dan pasangan Prabowo-Sandiaga sebesar 23,45 persen di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Hasil ini meningkat cukup drastis jika dibandingkan Pilpres 2014. Saat itu Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla memperoleh suara 65,54 persen di Jawa Tengah dan DIY, sedangkan pesaingnya, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa, meraih suara 34,46 persen.

Meningkatnya perolehan suara Jokowi di Jateng dianggap sebagai salah satu keberhasilan perolehan suara koalisi parpol pendukung pemerintah. Tiga parpol koalisi, masing-masing PDIP, Golkar, dan Nasdem telah menunjukkan dominasinya.

Dominasi parpol koalisi Jokowi nampak di daerah pemilihan Jateng V yang meliputi kota kediaman Jokowi, yakni Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten. Di Jateng, Partai Nasdem bahkan memperoleh 10,94 persen suara, di peringkat ketiga di bawah PDIP dan Golkar yang berada di urutan pertama dan kedua.

Ketua Komisi Saksi Nasdem I Gusti Putu Artha menilai, untuk Dapil Jateng V, hasil yang diperoleh partai Nasdem tidak lepas dari kepandaian Caleg mengakul tokoh berpengaruh.

"Hasil ini juga tidak terlepas dari upaya merangkul tokoh-tokoh berpengaruh yang punya massa. Kunci rahasianya banyak tokoh berpengaruh juga di Jateng," kata I Gusti Putu Artha, di Jakarta, Minggu (21/4/2019).

Menurutnya, selama tiga tahun belakangan ini Nasdem terus bekerja keras menggerakkan mesin partai di daerah-daerah. Tidak hanya di pulau Jawa, ada sejumlah daerah lainnya yang dijadikan wilayah kantong suara, seperti Sulawesi, NTT, Papua, dan lain-lain.

Sebelumnya, Direktur Riset Charta Politika, Muslimin menjelaskan, khusus di Jateng, PDI masih mendominasi, disusul Golkar dan Nasdem. Di Jateng, PDIP meraih 40,01 persen, Golkar 11,47 persen dan Nasdem 10,94 persen.

Berdasarkan simulasi sainte lague di dapil Jateng V, Charta Politika mengambil 200 sampel TPS. Proses sampling dilakukan secara acak dengan metode Stratified Cluster Sampling, margin of error sebesar +/- 1 persen dengan tingkat kepercayaan 99 persen.

Bahkan, pasangan Jokowi-Maruf Amin juga unggul di Solo yang merupakan wilayah Jateng V dengan presentase sebesar 81,05 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 02 hanya mendapatkan suara sebesar 19,95 persen.

Sedangkan dalam perolehan kursi caleg, PDIP hampir dapat dipastikan mendapatkan 4 kursi dan Partai Golkar peroleh 1 kursi (kursi ketiga). Sedang partai Nasdem juga mendapatkan 1 kursi (kursi keempat). Sementara kursi ke 7 dan 8 dari Dapil V Jayeng ini masih diperebutkan oleh PKS, PKB, dan PDIP.



Sumber: Suara Pembaruan